Jakarta, 22 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Bareskrim Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga pelestarian energi nasional dengan mengungkap jaringan besar kontribusi BBM dan LPG bersubsidi yang selama ini merugikan masyarakat.
Di bawah koordinasi Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin , Satgas gabungan berhasil mengungkap praktik penyelewengan yang terjadi di berbagai daerah. Dalam operasi tersebut, aparat menemukan keterlibatan 223 lokasi serta indikasi pelanggaran di sedikitnya 65 SPBU .
Pengungkapan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan distribusi energi bersubsidi berjalan sesuai peruntukan, terutama bagi petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil yang menjadi sasaran utama kebijakan subsidi pemerintah.
Polri menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap praktik yang menghambat distribusi energi dan berpotensi menimbulkan kelangkaan di masyarakat. Penindakan ini juga diharapkan dapat menciptakan sistem distribusi yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran .
Selain penegakan hukum, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi penyaluran BBM dan LPG bersubsidi, serta melaporkan apabila ditemukan indikasi pelanggaran di lapangan.
Langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas energi nasional sekaligus memastikan bahwa subsidi negara benar-benar dimanfaatkan oleh pihak yang berhak.
[RED]













