SUBANG, 19 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Upaya peningkatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis perikanan di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, terus didorong sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha lokal.
Pak Raswin selaku pengusaha dan produsen ikan asin Khusus lokal ,karawang, cikampek, subang, purwakarta, Jenis ikan asin yang di kelola adalah ikan asin baji, boso, tiga waja, jaer, jambal.
Omset yangdihasilkan dari pengolahan ikan asin selama 1 bulan 6 ton ikan asin
Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah pengembangan UMKM ikan asin, yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar karena didukung oleh ketersediaan bahan baku, tradisi usaha masyarakat pesisir, serta tingginya permintaan pasar.
Program pemberdayaan ini diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil panen atau tangkapan mentah, tetapi juga mampu memperoleh nilai tambah melalui proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk olahan.
Melalui penguatan UMKM ikan asin, para nelayan diharapkan dapat meningkatkan penghasilan keluarga. Produk yang sebelumnya dijual dalam bentuk bahan baku kini dapat diolah menjadi komoditas bernilai ekonomi lebih tinggi dengan pasar yang lebih luas.
Selain menambah pendapatan, pengembangan usaha ini juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga penjualan.
Program ini sejalan dengan semangat pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan, di mana masyarakat menjadi pelaku utama dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Dengan dukungan pelatihan, akses permodalan, serta pendampingan usaha, UMKM lokal diharapkan mampu tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Kecamatan Blanakan sebagai kawasan pesisir memiliki potensi besar untuk menjadi sentra produksi ikan asin yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar regional hingga nasional.
Pengembangan UMKM ikan asin diharapkan menjadi salah satu solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta menciptakan ekosistem usaha yang mandiri di Kabupaten Subang.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sektor UMKM diyakini dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
[TIMSUS REDAKSI RESKRIMPOLDA.NEWS]
















