Makassar, 3 Oktober 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Tahun 2025 pada Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring (online) dari Aula Kejati Sulsel dan diikuti oleh 21 peserta CPNS Golongan III yang berasal dari jajaran Kejati Sulsel.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wakajati Sulsel Robert M. Tacoy, didampingi Asisten Pembinaan Abdillah serta Kasubag Kepegawaian Nur Utami. Latsar ini diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Manajemen dan Kepemimpinan Badiklat Kejaksaan RI, dengan agenda pelatihan berlangsung mulai 1 Oktober hingga 25 November 2025.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Badiklat Kejaksaan RI, Teuku Rahman, ditegaskan bahwa penyelenggaraan Latsar bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan proses fundamental pembentukan sikap, mental, dan karakter bagi setiap CPNS.
“Pelaksanaan Latsar ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi ditujukan untuk membangun jati diri CPNS sebagai generasi penerus bangsa. Harapannya, mereka dapat menjadi ASN yang berwawasan luas, berintegritas tinggi, profesional, serta inovatif,” ujar Teuku Rahman.
Pelatihan dasar tahun ini menggunakan pendekatan Distance Learning (pembelajaran jarak jauh). Metode tersebut dipilih untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi sekaligus melatih peserta agar lebih mandiri dalam belajar dan mengasah kemampuan adaptasi di era digital.
Teuku Rahman menambahkan bahwa melalui metode ini, peserta diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai luhur Trikrama Adhyaksa serta prinsip BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugasnya kelak di institusi kejaksaan.
Kegiatan Latsar CPNS 2025 ini menjadi pondasi awal bagi peserta untuk menapaki perjalanan panjang sebagai aparatur negara. Dalam konteks menuju Indonesia Emas 2045, kejaksaan memiliki peran strategis bukan hanya dalam menegakkan hukum dan keadilan, tetapi juga menjaga supremasi hukum demi kepastian dan kemaslahatan masyarakat.
Latsar ini sekaligus menjadi bentuk investasi sumber daya manusia aparatur yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung visi kejaksaan dan pemerintahan Indonesia di masa depan.
[RED]













