HOME, Kota  

Mahasiswa Geruduk Kembali Kantor Disdik dan Kejaksaan Kota Bekasi Terkait Dugaan Korupsi Meubeler

banner 120x600

BEKASI, 16 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi kembali turun ke jalan pada Rabu (15/04/2026).

crossorigin="anonymous">

Massa menggelar aksi unjuk rasa di (dua) titik krusial, yakni Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) diKota Bekasi di Raya Margahayu dan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi di Jalan Veteran.

Aksi mahasiswa tersebut ini
merupakan tindak lanjut dari demonstrasi sebelumnya yang dilakukan pada Rabu, 5 April 2026 lalu. Para mahasiswa menilai belum ada jawaban memuaskan terkait isu yang mereka bawa tegasnya.

Mahasiswa Fokus dengan Tuntutan : Dugaan KKN Meubeler 2025
Inti dari aksi unjuk rasa ini adalah desakan atas minta keterbukaan informasi publik mengenai dugaan praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam pengadaan meubeler Tahun Anggaran (TA) 2025 di tubuh Dinas Pendidikan Kota Bekasi ujarnya.

Ada juga Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Azhari, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi lanjutan ini dilakukan karena penjelasan pihak dinas sebelumnya dianggap tidak sinkron dengan data dilapangan.

“Hari ini kami kembali lagi diGedung (Disdik) Kota Bekasi buntut dari problem dugaan korupsi meubeler TA 2025 yang sarat akan dugaan KKN. Saya menilai ini sangat mengakar, sebab sesuai hasil investigasi kami, dugaannya sangat jelas,” tegas Azhari di sela-sela orasinya.

Ia jugamenyapikan rasa kekecewaan terhadap Jawaban Plt Kadisdik
Meskipun massa aksi sempat diterima langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi,
para mahasiswa mengaku kecewa dengan jawaban yang diberikan. Menurut Azhari, seharusnya pejabat terkait lebih memahami duduk perkara karena ia rekam jejak jabatannya
pungkasnya.

[RED – M.IFSUDAR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0