Banda Aceh, 30 September 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Kejadian luar biasa terjadi di Provinsi Aceh. Seluruh wilayah kabupaten/kota mengalami pemadaman listrik massal pada Senin sore (29/9/2025) pukul 16.23 WIB. Gangguan ini melumpuhkan pasokan listrik serentak dari Banda Aceh hingga Subulussalam.
Daerah yang terdampak mencakup hampir seluruh Aceh, antara lain Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, hingga Kota Subulussalam.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menurunkan ratusan personel teknis lengkap dengan peralatan khusus untuk melakukan proses pemulihan pasokan listrik. Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan prioritas daerah rawan.
Hingga Senin malam, sebagian besar pelanggan sudah kembali menikmati listrik normal, meski penyebab utama gangguan masih dalam proses investigasi.
Detail Progres Pemulihan
- UP3 Sigli: Wilayah Pidie dan Pidie Jaya tercatat paling cepat dipulihkan. Dalam waktu kurang dari 1 jam, tepat pukul 17.05 WIB, seluruh pelanggan kembali mendapat pasokan normal.
- UP3 Langsa: Untuk Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang, pemulihan selesai dalam kurun 3 jam. Pada 19.02 WIB, semua pelanggan telah kembali teraliri listrik.
- UP3 Subulussalam: Sebanyak 66.604 pelanggan berhasil dinormalkan hanya dalam waktu 5 menit setelah gangguan, tepat pukul 16.28 WIB.
- UP3 Lhokseumawe: Wilayah Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah kembali pulih pada pukul 19.05 WIB, dengan total 139.574 pelanggan terlayani kembali.
- UP3 Meulaboh: Di Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya, sebanyak 115.732 pelanggan berhasil kembali menikmati listrik normal pada pukul 20.11 WIB.
- UP3 Banda Aceh: Di Banda Aceh dan Aceh Besar, PLN mencatat 128.777 pelanggan telah kembali normal pada pukul 20.14 WIB.
Manajemen PLN UID Aceh menyampaikan permohonan maaf atas gangguan listrik serentak ini yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Pihak PLN memastikan saat ini tim investigasi masih bekerja untuk mengidentifikasi faktor penyebab pasti pemadaman massal.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan. Tim teknis terus bekerja melakukan penelusuran dan memastikan layanan kembali normal secara menyeluruh,” demikian pernyataan resmi PLN UID Aceh.
[RED]













