Jakarta, 9 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, memberikan peringatan keras kepada para pelaku mencakup bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi agar tidak bermain-main dengan tindakan ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Polri tidak akan ragu untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam mengarahkan distribusi energi bersubsidi.
“Untuk para pelaku, ‘kamu nekat saya sikat’. Kita tidak main-main, situasi sekarang sedang tidak baik-baik saja,” tegas Nunung.
Pernyataan tersebut mencerminkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menghadapi maraknya praktik mafia BBM dan LPG yang sering memanfaatkan celah distribusi untuk meraup keuntungan pribadi.
Polri menilai bahwa perlindungan BBM dan LPG bersubsidi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat, terutama kelompok yang berhak menerima subsidi.
Oleh karena itu, penegakan hukum akan terus diperkuat, termasuk melalui pengawasan ketat dan tindakan represif terhadap pelaku di lapangan maupun jaringan yang lebih luas.
Dengan peringatan tegas ini, diharapkan para pelaku menghentikan aktivitas ilegalnya, serta memberikan efek jera guna menjaga distribusi energi bersubsidi tetap tepat sasaran dan berkeadilan.
[RED]













