Jakarta, 22 Januari 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi menjelang penutupan tahun 2025. Kebijakan strategi tersebut berdampak pada 34 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat yang akan mengakhiri masa pengabdian aktifnya di lingkungan militer.
Dari total perwira yang memasuki masa purnatugas tersebut, terdiri atas 14 Walikota Jenderal (Mayjen) TNI dan 20 Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI . Para perwira tinggi itu dinyatakan selesai menjalankan tugas kedinasan sesuai dengan ketentuan usia dan masa bakti dalam institusi TNI.
Mutasi dan rotasi jabatan tersebut secara resmi tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 , yang ditetapkan dan ditandatangani pada tanggal 15 Desember 2025 . Keputusan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pelatihan personel, regenerasi kepemimpinan, serta penataan organisasi guna menjaga profesionalisme dan kesinambungan kinerja TNI.
Secara keseluruhan, dalam keputusan Panglima TNI tercatat sebanyak 187 Perwira Tinggi dari tiga matra TNI —yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara—mengalami transmisi, rotasi, promosi, maupun memasuki masa purnatugas.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari proses alamiah dalam sistem organisasi militer, sekaligus upaya penyegaran struktur komando agar TNI tetap adaptif, responsif, dan siap menghadapi tantangan pertahanan negara yang semakin dinamis.
Pimpinan TNI menegaskan bahwa seluruh kebijakan mutasi dilakukan secara objektif, profesional, serta berdasarkan kebutuhan organisasi, demi menjaga stabilitas, soliditas, dan kesiapsiagaan TNI dalam menjalankan tugas menjaga pengawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
[RED]













