Kaskodau II Paparkan Perkembangan Terkini Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Maros

banner 120x600

Maros, 19 Januari 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Kepala Staf Komando Daerah TNI Angkatan Udara II (Kaskodau II), Marsekal Pertama TNI Hermawan Widhianto, SE, MM , menyampaikan perkembangan terkini terkait upaya pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung , Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

crossorigin="anonymous">

Kaskodau II menjelaskan bahwa pasukan udara TNI AU telah berhasil mengidentifikasi titik lokasi jatuhnya pesawat . Selanjutnya, beberapa pasukan udara dan darat telah bergabung dan mencapai lokasi kejadian. Namun demikian, hingga saat ini proses evakuasi belum dapat dilaksanakan secara optimal akibat kondisi cuaca ekstrem serta medan yang berat dan berisiko tinggi , sehingga keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kaskodau II dalam konferensi pers yang diadakan di Media Center Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar , pada Minggu (18/1/2026).

Dalam keterangannya, Kaskodau II menegaskan bahwa keberhasilan tim mencapai lokasi jatuhnya pesawat merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi yang solid antar seluruh unsur satuan tugas pencarian dan penyelamatan.

“Keberhasilan menjangkau titik lokasi jatuhnya pesawat tidak terlepas dari kerja sama yang kuat antara unsur udara dan darat, yang telah melaksanakan tugas secara maksimal, terkoordinasi, dan profesional,” ujar Kaskodau II.

Pesawat ATR diketahui 42-500 tersebut jatuh pada koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur saat melakukan penerbangan dengan rute Yogyakarta–Makassar . Pesawat membawa total 10 orang , yang terdiri dari 7 kru pesawat dan 3 penumpang .

Pasca kejadian, operasi SAR terpadu segera dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Basarnas , serta instansi terkait lainnya, guna melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi secara menyeluruh.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko , Dankomando Armada II Laksda TNI Andi Abdul Aziz , Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahrdjo Puro , Inspektur Kodau II Marsma TNI Feri Yunaldi , serta sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait lainnya.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0