MENDEKATI IDUL ADHA, PENCURI NEKAT SEMBELIH 8 KAMBING DI DALAM KANDANG — WARGA JAMBE GEMPAR, SISKAMLING DIMINTA SIAGA!

MENDEKATI IDUL ADHA, PENCURI NEKAT SEMBELIH 8 KAMBING DI DALAM KANDANG — WARGA JAMBE GEMPAR, SISKAMLING DIMINTA SIAGA!
banner 120x600

Tangerang, 31 Mei 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS

Masyarakat Kampung Daraham, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, diguncang peristiwa pencurian hewan ternak yang tidak lazim. Pada Rabu malam, 28 Mei 2025, sekelompok pelaku kriminal nekat menyembelih langsung delapan ekor kambing di dalam kandang milik seorang warga, mencuri seluruh dagingnya tanpa membawa hewan hidup.

crossorigin="anonymous">

Aksi pencurian ini baru terungkap keesokan paginya ketika pemilik kandang, yang enggan disebutkan namanya, mendapati pemandangan memilukan di kandangnya. “Ya Allah Gusti, semua kambing saya habis, dipotong di kandang,” ungkap sang pemilik dengan suara gemetar penuh kesedihan.

Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran luas di kalangan warga. Ahmad Hidayat, salah satu tokoh masyarakat Kampung Daraham, menduga aksi ini berkaitan dengan modus lama yang kembali mencuat menjelang Hari Raya Idul Adha, ketika permintaan hewan kurban melonjak drastis. “Kami menduga ini sudah direncanakan matang. Warga harus lebih waspada. Saya mengimbau agar Siskamling (sistem keamanan lingkungan) segera diaktifkan kembali, patroli malam harus diperkuat,” tegas Ahmad.

Polsek Jambe telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti berupa sisa potongan tulang dan bercak darah di sekitar kandang kini diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kapolsek Jambe, AKP Lina Gustiani, menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini dan sudah mengantongi beberapa petunjuk awal dari hasil pemeriksaan di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Tidak menutup kemungkinan pelaku sudah mengincar kandang-kandang lain di wilayah ini,” ujar AKP Lina.

Pihak kepolisian juga bekerja sama dengan Babinsa dan perangkat desa setempat untuk memperkuat koordinasi keamanan, terutama menjelang puncak musim kurban yang rawan dimanfaatkan kelompok pencuri ternak.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0