SUBANG, 12 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Semangat perubahan mulai menguat di kalangan tenaga pendidik. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pamanukan akan memasuki periode kepengurusan baru, dan sosok muda mulai tampil membawa harapan baru.
Galih Pribadi, guru di SDN Sukamahi, resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Cabang PGRI Kecamatan Pamanukan untuk periode mendatang.
Keputusan tersebut didorong oleh komitmennya untuk memperkuat peran PGRI sebagai rumah yang aman, pusat inovasi, serta wadah sinergi bagi para guru di wilayah Pamanukan.
Dalam pernyataannya, Galih menegaskan pentingnya peran guru dalam memimpin organisasi profesi terbesar di Tanah Air, sekaligus memperjuangkan hak dan martabat guru.
“PGRI merupakan salah satu organisasi profesi guru terbesar di Indonesia. Sudah saatnya guru sendiri yang menjadi nahkoda organisasi ini—menggerakkan, menjaga martabat, dan mengarahkan PGRI agar semakin relevan dengan kebutuhan guru di era modern,” ujar Galih, Minggu (12/4/2026).
Saat ini, Galih juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Pamanukan. Selama memimpin, ia dikenal aktif menghidupkan berbagai kegiatan keorganisasian, memperkuat komunikasi antarguru, serta mendorong terciptanya kebersamaan di lingkungan sekolah.
Pengalaman dalam kepemimpinan dan koordinasi, serta kedekatannya dengan para anggota, dinilai menjadi modal penting untuk membawa PGRI Pamanukan menjadi organisasi yang lebih progresif dan responsif.
Dalam pencalonannya, Galih mengusung sejumlah misi prioritas, di antaranya:
- Perlindungan (Advocacy)
Menyelenggarakan advokasi hukum untuk melindungi hak-hak guru serta meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas. - Pengembangan (Capability)
Mendorong inovasi melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan, khususnya dalam bidang teknologi digital yang adaptif dan modern. - Harmonisasi (Affection)
Membangun komunikasi yang lebih intens serta mempererat kegiatan sosial guna meningkatkan solidaritas antar guru.
Galih optimistis, dengan dukungan dan kebersamaan seluruh anggota, PGRI Kecamatan Pamanukan dapat menjadi organisasi yang lebih kuat, dinamis, dan berdaya dalam memperjuangkan kepentingan guru.
“Saya siap mengabdi, berkolaborasi, dan membawa PGRI Kecamatan Pamanukan menuju arah yang lebih baik. PGRI adalah milik kita—guru. Sudah waktunya kita memimpinnya dengan hati, integritas, dan visi yang jelas,” tegasnya.
[RED – TH]













