Rupiah Ditutup di Rp17.105 per Dolar AS, Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah

banner 120x600

Jakarta, 12 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Selasa, 7 April 2026 , tercatat melemah tajam hingga menembus level Rp17.105 per dolar AS . Posisi tersebut menjadi titik terendah rupiah di pasar spot sepanjang sejarah.

crossorigin="anonymous">

Berdasarkan data Bloomberg , mata uang Garuda mengalami depresiasi sebesar 70 poin atau 0,41 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini memperpanjang tekanan terhadap rupiah di tengah peningkatan pendapatan global.

Level penutupan hari ini sekaligus melampaui rekor sebelumnya pada 6 April 2026 yang berada di posisi Rp17.038 per dolar AS . Dengan demikian, nilai tukar rupiah kini berada di bawah level historis yang pernah terjadi pada sejumlah periode krisis sebelumnya.

Pelemahan tersebut juga melewati titik terburuk saat pandemi Covid-19 yang sempat menyentuh kisaran Rp16.600 per dolar AS , serta melampaui level intraday terendah pada masa krisis moneter 1998 yang berada di sekitar Rp16.800 per dolar AS .

Analis Doo Financial Futures , Lukman Leong , membenarkan bahwa tekanan terhadap rupiah saat ini menempatkan mata uang domestik di posisi terlemah sepanjang sejarah. Menurutnya, pelemahan rupiah memicu sentimen risk off di pasar keuangan global.

Kondisi tersebut mempengaruhi meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi eskalasi konflik di Timur Tengah , yang mendorong pelaku pasar beralih ke aset-aset aman seperti dolar AS.

Pelaku pasar kini menantikan langkah lanjutan otoritas moneter dan kebijakan stabilisasi yang dapat meredam volatilitas nilai tukar, sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0