Bea Cukai Uji Coba Sistem Penghitungan Produksi Sigaret, Perkuat Pengawasan Produksi Berbasis Teknologi

banner 120x600

Malang, 3 Mei 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil Jawa Timur II bersama Bea Cukai Malang melakukan uji coba standar sistem pemantauan produksi sigaret mesin (counting production) di sejumlah pabrik hasil tembakau di wilayah Malang Raya pada 29–30 April 2026 .

crossorigin="anonymous">

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan industri rokok dalam mengadopsi sistem pengawasan modern berbasis teknologi guna meningkatkan akurasi data produksi serta memperkuat pengendalian barang kena cukai.

Sistem Counting Production merupakan metode pemantauan produksi mesin sigaret dengan menggunakan perangkat penghitung ( counter ) berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) yang terpasang langsung pada mesin produksi ( maker ). Perangkat ini mampu mencatat jumlah produksi rokok secara real-time, presisi, aman, dan terverifikasi , serta dilengkapi dengan sistem pengawasan visual melalui CCTV .

Pada hari pertama, tim Bea Cukai mengunjungi tiga pabrik, yakni Berca Sauti Tobacco, Cakra Mas Jaya, dan Karya Tembakau Sejahtera . Selanjutnya pada hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke dua pabrik lainnya, yaitu Ongkowidjojo dan Zabur Rizqie , yang menjadi lokasi uji coba instalasi sistem tersebut.

Kelima pabrik hasil tembakau tersebut menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung implementasi sistem pemantauan produksi berbasis teknologi ini.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II, Muhamad Lukman , bersama Kepala KPPBC TMC Malang, J. Pandores , menegaskan komitmen dan dukungan terhadap penerapan Counting Production sebagai bagian dari transformasi pengawasan di sektor cukai.

Penerapan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan produksi , menekan peredaran rokok ilegal, serta menjamin optimalisasi penerimaan negara dari sektor bea cukai. Selain itu, inovasi ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong modernisasi tata kelola administrasi di bidang kepabeanan dan cukai.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0