Sembilan Alumni Akpol 1995 Raih Pangkat Jenderal Bintang Dua, Nunung Syaifuddin Terbaru Dipromosikan Jadi Wakabareskrim Polri

banner 120x600

Jakarta, 3 Oktober 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Karier alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1995, Batalyon Patria Tama, semakin menunjukkan prestasi gemilang. Hingga saat ini, tercatat sudah sembilan orang alumninya berhasil menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau jenderal bintang dua setelah mengabdi selama kurang lebih tiga dekade di kepolisian.

crossorigin="anonymous">

Teranyar, nama Nunung Syaifuddin masuk dalam daftar pejabat yang mendapat promosi jabatan berdasarkan keputusan mutasi Polri tertanggal 24 September 2025. Dalam mutasi tersebut, ia ditetapkan menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri.

Dengan jabatan baru tersebut, pangkat Nunung Syaifuddin akan segera naik dari Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Inspektur Jenderal (Irjen). Kenaikan pangkat ini sekaligus menempatkannya sejajar dengan Irjen Sandi Nugroho, rekan seangkatan sekaligus sesama lulusan Akpol 1995.

Sandi Nugroho sendiri merupakan salah satu figur menonjol dari angkatan ini. Ia tercatat sebagai peraih penghargaan Adhi Makayasa—penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik Akpol—yang diserahkan langsung oleh Presiden kedua RI, Soeharto, pada tahun 1995. Sandi juga menjadi alumni pertama Batalyon Patria Tama yang berhasil meraih pangkat bintang dua.

Dengan masuknya Nunung Syaifuddin ke jajaran perwira tinggi Polri berpangkat Irjen, jumlah alumni Batalyon Patria Tama Akpol 1995 yang berhasil mencapai karier jenderal bintang dua kini genap sembilan orang.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa para lulusan Akpol 1995 mampu menunjukkan kompetensi, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan amanah sebagai aparat penegak hukum.

Raihan prestasi ini juga memperkuat posisi alumni Akpol 1995 di jajaran elit Polri. Tidak hanya sebagai kebanggaan bagi angkatan, namun juga sebagai bukti kontribusi mereka dalam mendukung transformasi dan profesionalisme institusi kepolisian di Indonesia.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0