2025, Gelombang Purna Tugas 14 Komisaris Jenderal Polisi: Dinamika Mutasi Strategis di Tubuh Pimpinan Polri

2025, Gelombang Purna Tugas 14 Komisaris Jenderal Polisi: Dinamika Mutasi Strategis di Tubuh Pimpinan Polri
banner 120x600

JAKARTA, 15 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS


Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghadapi dinamika besar dalam struktur kepemimpinan tinggi tahun ini. Sebanyak 14 Perwira Tinggi (Pati) berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) akan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2025, dari total 29 jenderal bintang tiga yang aktif saat ini. Hal ini diperkirakan akan memicu gerak signifikan rotasi dan promosi jabatan strategis di lingkup Polri.

crossorigin="anonymous">

Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, batas usia purnabakti anggota Polri ditetapkan pada usia 58 tahun. Maka, seluruh perwira tinggi kelahiran tahun 1967 secara regulatif akan mengakhiri masa dinas aktif mereka tahun ini.

POSISI STRATEGIS KOMJEN POL DALAM POLRI DAN LINTAS INSTANSI

Pangkat Komjen Pol merupakan jenjang tertinggi kedua di dalam hierarki Polri, yang menduduki berbagai posisi krusial mulai dari Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), hingga Asisten Operasi, Intelijen, dan personel. Selain itu, sejumlah Komjen Pol juga mengemban jabatan penting di luar struktur internal Polri, termasuk di lembaga negara, kementerian, dan badan intelijen.

DAFTAR KOMJEN POL YANG AKAN PURNA TUGAS TAHUN 2025

Berikut adalah daftar lengkap 14 Perwira Tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal yang dijadwalkan mengakhiri masa dinasnya tahun ini:

  1. Komjen Pol. Ahmad Dofiri
    Lahir: 4 Juni 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Wakapolri
  2. Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana
    Lahir: 3 Desember 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdiklat)
  3. Komjen Pol. Imam Widodo
    Lahir: 22 September 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob)
  4. Komjen Pol. Akhmad Wiyagus
    Lahir: 23 September 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Asisten Operasi Kapolri (Astamaops)
  5. Komjen Pol. Eddy Hartono
    Lahir: 30 Mei 1967 | Alumni: Akpol 1990
    Jabatan Terakhir: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
  6. Komjen Pol. Imam Sugianto
    Lahir: 11 Maret 1967 | Alumni: Akpol 1990
    Jabatan Terakhir: Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
  7. Komjen Pol. Setyo Budiyanto
    Lahir: 29 Juni 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  8. Komjen Pol. I Ketut Suardana
    Lahir: 31 Desember 1967 | Alumni: Akpol 1990
    Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI)
  9. Komjen Pol. Putu Jayan Danu Putra
    Lahir: 20 November 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag)
  10. Komjen Pol. Tornagogo Sihombing
    Lahir: 23 November 1967 | Alumni: Akpol 1990
    Jabatan Terakhir: Inspektur Utama Sekretariat Jenderal DPR RI
  11. Komjen Pol. Reynhard Saut Poltak Silitonga
    Lahir: 8 September 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
  12. Komjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi
    Lahir: 24 Mei 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN
  13. Komjen Pol. Lotharia Latif
    Lahir: 19 Juni 1967 | Alumni: Akpol 1988-B
    Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
  14. Komjen Pol. Djoko Poerwanto
    Lahir: 7 November 1967 | Alumni: Akpol 1989
    Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

DAMPAK STRUKTURAL: ESTAFET KOMANDO DAN REGENERASI JAJARAN POLRI

Dengan segera berakhirnya masa tugas keempat belas jenderal senior ini, proses mutasi dan rotasi pejabat tinggi Polri diprediksi akan berjalan dalam waktu dekat. Rotasi ini juga membuka peluang promosi terhadap perwira tinggi bintang dua (Irjen Pol) yang selama ini dinilai berprestasi dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat.

Langkah ini diyakini akan menjadi momen regenerasi institusional, sekaligus memperkuat penyegaran struktur demi mendukung agenda reformasi birokrasi, peningkatan profesionalisme, serta responsivitas Polri terhadap tantangan keamanan nasional.

“Pergantian dan promosi di tubuh Polri adalah hal normatif yang berjalan berdasarkan meritokrasi dan kebutuhan organisasi. Kami pastikan transisi berjalan secara tertib dan sesuai prosedur,” ujar sumber internal Mabes Polri.

[REDAKSI]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0