JAKARTA, 15 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghadapi dinamika besar dalam struktur kepemimpinan tinggi tahun ini. Sebanyak 14 Perwira Tinggi (Pati) berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) akan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2025, dari total 29 jenderal bintang tiga yang aktif saat ini. Hal ini diperkirakan akan memicu gerak signifikan rotasi dan promosi jabatan strategis di lingkup Polri.
Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, batas usia purnabakti anggota Polri ditetapkan pada usia 58 tahun. Maka, seluruh perwira tinggi kelahiran tahun 1967 secara regulatif akan mengakhiri masa dinas aktif mereka tahun ini.
POSISI STRATEGIS KOMJEN POL DALAM POLRI DAN LINTAS INSTANSI
Pangkat Komjen Pol merupakan jenjang tertinggi kedua di dalam hierarki Polri, yang menduduki berbagai posisi krusial mulai dari Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), hingga Asisten Operasi, Intelijen, dan personel. Selain itu, sejumlah Komjen Pol juga mengemban jabatan penting di luar struktur internal Polri, termasuk di lembaga negara, kementerian, dan badan intelijen.
DAFTAR KOMJEN POL YANG AKAN PURNA TUGAS TAHUN 2025
Berikut adalah daftar lengkap 14 Perwira Tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal yang dijadwalkan mengakhiri masa dinasnya tahun ini:
- Komjen Pol. Ahmad Dofiri
Lahir: 4 Juni 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Wakapolri - Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana
Lahir: 3 Desember 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdiklat) - Komjen Pol. Imam Widodo
Lahir: 22 September 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) - Komjen Pol. Akhmad Wiyagus
Lahir: 23 September 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Asisten Operasi Kapolri (Astamaops) - Komjen Pol. Eddy Hartono
Lahir: 30 Mei 1967 | Alumni: Akpol 1990
Jabatan Terakhir: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) - Komjen Pol. Imam Sugianto
Lahir: 11 Maret 1967 | Alumni: Akpol 1990
Jabatan Terakhir: Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) - Komjen Pol. Setyo Budiyanto
Lahir: 29 Juni 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) - Komjen Pol. I Ketut Suardana
Lahir: 31 Desember 1967 | Alumni: Akpol 1990
Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) - Komjen Pol. Putu Jayan Danu Putra
Lahir: 20 November 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) - Komjen Pol. Tornagogo Sihombing
Lahir: 23 November 1967 | Alumni: Akpol 1990
Jabatan Terakhir: Inspektur Utama Sekretariat Jenderal DPR RI - Komjen Pol. Reynhard Saut Poltak Silitonga
Lahir: 8 September 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) - Komjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi
Lahir: 24 Mei 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN - Komjen Pol. Lotharia Latif
Lahir: 19 Juni 1967 | Alumni: Akpol 1988-B
Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) - Komjen Pol. Djoko Poerwanto
Lahir: 7 November 1967 | Alumni: Akpol 1989
Jabatan Terakhir: Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
DAMPAK STRUKTURAL: ESTAFET KOMANDO DAN REGENERASI JAJARAN POLRI
Dengan segera berakhirnya masa tugas keempat belas jenderal senior ini, proses mutasi dan rotasi pejabat tinggi Polri diprediksi akan berjalan dalam waktu dekat. Rotasi ini juga membuka peluang promosi terhadap perwira tinggi bintang dua (Irjen Pol) yang selama ini dinilai berprestasi dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat.
Langkah ini diyakini akan menjadi momen regenerasi institusional, sekaligus memperkuat penyegaran struktur demi mendukung agenda reformasi birokrasi, peningkatan profesionalisme, serta responsivitas Polri terhadap tantangan keamanan nasional.
“Pergantian dan promosi di tubuh Polri adalah hal normatif yang berjalan berdasarkan meritokrasi dan kebutuhan organisasi. Kami pastikan transisi berjalan secara tertib dan sesuai prosedur,” ujar sumber internal Mabes Polri.
[REDAKSI]













