Kota  

Wali Kota Bekasi Desak Aparatur Percepat Respons Keluhan Warga

banner 120x600

Reskrimpolda.news – Kota Bekasi, 21 April 2025 – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menekankan pentingnya kehadiran fisik dan respons cepat aparatur pemerintah dalam menangani keluhan masyarakat. Hal ini ia sampaikan saat memimpin apel pagi di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (21/4), usai menanggapi sejumlah persoalan publik, mulai dari bau gas menyengat, kerusakan infrastruktur, hingga aktivitas galian swasta yang merusak lingkungan.

“Kita bukan sekadar pencatat laporan, tapi harus turun langsung menyelesaikan masalah. Masyarakat butuh tindakan nyata, terutama dalam kondisi darurat,” tegas Tri di hadapan ratusan aparatur. Pernyataan ini merespons keluhan warga soal lambatnya penanganan kerusakan jalan, trotoar, serta minimnya informasi resmi dari instansi terkait.

crossorigin="anonymous">

Tri juga menyoroti maraknya unggahan penertiban di media sosial yang tidak diikuti tindakan lapangan. “Jangan hanya viral di dunia maya, tapi tidak ada realisasi di lapangan,” ujarnya. Ia mengingatkan agar investasi tidak menjadi dalih mengabaikan hak warga, khususnya terkait aktivitas galian swasta yang merusak lingkungan. “Harus ada kontrol ketat dan pertanggungjawaban dari pelaku usaha,” tegasnya.

Di sektor pendidikan, Wali Kota meminta sekolah dan komite bersikap bijak dalam menyikapi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 serta kegiatan seperti studi tur atau wisuda. “Prinsipnya jangan membebani orang tua. Utamakan kepentingan siswa,” pesannya.

Apel pagi ini juga dimeriahkan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkot Bekasi dan Pengadilan Agama setempat untuk meningkatkan sinergi pelayanan publik. Selain itu, dilakukan penyerahan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnabhakmi.

Tri berharap langkah ini memperkuat komitmen birokrasi dalam melayani warga. “Kehadiran negara harus dirasakan hingga tingkat terbawah. Jangan sampai masyarakat kecewa karena kinerja kita,” tandasnya.

Dengan komitmen ini, Pemkot Bekasi berupaya memulihkan kepercayaan publik di tengah kritik terhadap respons lambat dan inkonsistensi kebijakan. Tantangan ke depan adalah memastikan instruksi tersebut diimplementasikan secara merata oleh seluruh jajaran.

(Red/Hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0