Satresnarkoba Polres Aceh Timur Amankan 67 Kg Ganja, Dua Kurir Dibekuk

banner 120x600

Aceh Timur, 5 Oktober 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Upaya penyelundupan narkotika jenis ganja kembali digagalkan aparat kepolisian. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Timur berhasil mengamankan sebanyak 67 kilogram ganja kering siap edar dalam sebuah operasi penindakan pada Rabu (24/9/2025).

crossorigin="anonymous">

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut membekuk dua pria yang diduga berperan sebagai kurir, masing-masing berinisial IS (38), warga Kabupaten Gayo Lues dan AR (37), warga Sumatera Utara.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Yusra Aprilla, menjelaskan bahwa operasi bermula dari informasi intelijen mengenai adanya pengiriman narkotika dalam jumlah besar menggunakan kendaraan roda empat yang diperkirakan melintas di jalur perbatasan Gayo Lues – Aceh Timur.

“Begitu menerima laporan, tim Satresnarkoba langsung membentuk unit pengintaian dan melakukan pemantauan di beberapa titik rawan yang diduga menjadi jalur lintasan kendaraan pembawa ganja tersebut,” ungkap AKP Yusra, Sabtu (4/10/2025).

Hasil pengawasan membuahkan hasil ketika sebuah mobil Daihatsu Terios warna merah marun dengan nomor polisi BK 1980 VAE terlihat memasuki wilayah Aceh Timur.

Petugas segera melakukan pembuntutan secara senyap hingga kendaraan tersebut berhenti di SPBU Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peureulak.

Ketika mobil diberhentikan, polisi langsung mengamankan pengemudi yang diketahui berinisial IS. Pemeriksaan dilanjutkan dengan penggeledahan terhadap isi kendaraan. Dari dalam mobil, petugas menemukan puluhan bal ganja yang dibungkus rapi, dengan total berat mencapai 67 kilogram.

Barang bukti beserta kedua tersangka langsung diamankan ke Mapolres Aceh Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba menegaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan pengedar yang lebih besar. “Kami mendalami dari mana asal barang haram ini dan ke mana tujuannya. Dugaan kuat jaringan ini memiliki jalur distribusi lintas provinsi,” pungkasnya.

Polisi menegaskan komitmen untuk terus memperketat pengawasan di jalur rawan peredaran narkoba, khususnya di wilayah perbatasan Aceh yang kerap dijadikan pintu masuk narkotika.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0