Indramayu, 17 September 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Aula Kecamatan Losarang dipenuhi suasana haru pada Selasa (16/9/2025), ketika Boy Billy Prima resmi berpamitan dari jabatannya sebagai Camat Losarang. Namun, perpisahan itu terasa lebih bermakna dengan kehadiran Komunitas Jurnalis Losarang Bersatu (KJLB), yang turut mengantarkan langkahnya dengan penuh kehormatan.
Kehadiran KJLB tidak hanya sekadar seremoni, melainkan simbol kebersamaan antara insan pers dengan aparatur pemerintah di tingkat kecamatan. Di momen tersebut, jurnalis Losarang menunjukkan bahwa peran media bukan hanya sebatas pengawal kebijakan, tetapi juga bagian penting dalam menjaga harmoni sosial serta komunikasi publik.
Dengan penuh rasa hormat, KJLB memberikan penghargaan simbolis kepada Boy Billy sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaannya selama menjabat. Mereka juga menyambut camat baru, Encep Ria Setiadi, dengan harapan kolaborasi yang lebih kuat di masa mendatang.
“Kami dari KJLB merasa bangga pernah berkolaborasi dengan Pak Camat Boy Billy. Beliau terbuka terhadap kritik, ramah terhadap media, dan selalu mendukung transparansi informasi publik. Kehadiran kami hari ini adalah wujud terima kasih sekaligus dukungan bagi pemimpin baru,” ujar perwakilan KJLB.
Pernyataan ini mempertegas bahwa hubungan antara media dan pemerintah daerah sejatinya tidak berhenti pada peran kontrol, tetapi juga bisa membangun sinergi untuk kepentingan publik yang lebih luas.
Selama kepemimpinannya, Boy Billy Prima dikenal dekat dengan masyarakat. Ia kerap hadir langsung di tengah warga, menyerap aspirasi, hingga mencari solusi untuk persoalan yang dihadapi Losarang. Sikapnya yang humanis membuat dirinya bukan sekadar pejabat, tetapi juga sosok yang dihormati dan dicintai masyarakat.
Hal itu terlihat jelas dalam acara perpisahan. Doa bersama, pemberian cenderamata, dan salam perpisahan berlangsung dalam suasana emosional. Tidak sedikit perangkat desa dan warga yang menitikkan air mata—tanda ikatan kuat yang terjalin selama ia menjabat.
“Bagi saya, Losarang selalu punya tempat istimewa. Saya pamit dengan hati yang penuh syukur, dan saya percaya masa depan Losarang ada di tangan pemimpin baru serta masyarakat yang hebat ini,” tutur Boy Billy .
Pergantian kepemimpinan dari Boy Billy kepada Encep Ria Setiadi menjadi momen penting bagi Losarang. Estafet ini bukan hanya pergantian jabatan, melainkan tonggak baru untuk meneruskan program pembangunan sekaligus menghadirkan inovasi yang lebih segar.
Bagi KJLB, momentum ini juga menjadi pengingat bahwa media memiliki tanggung jawab ganda: mengawal kebijakan publik dengan kritis, sekaligus menjaga iklim kebersamaan agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tetap terjalin dengan sehat.
Dengan penghormatan yang tulus, KJLB telah menorehkan catatan penting dalam sejarah Losarang: bahwa jurnalis tidak hanya sebagai saksi peristiwa, tetapi juga bagian dari perjalanan itu sendiri
[RED – NONO]













