Tasikmalaya, 16 September 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Peristiwa kehilangan kendaraan dinas menimpa Pemerintah Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Satu unit mobil operasional desa jenis Suzuki Carry Futura dengan nomor polisi Z 1447 N dilaporkan hilang setelah sebelumnya diparkir di halaman kantor desa.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh perangkat desa pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Sekretaris Desa Karangmukti, Dadang, membenarkan hilangnya kendaraan tersebut. Menurutnya, mobil operasional itu sehari-hari memang selalu diparkir di halaman kantor desa dan kerap digunakan masyarakat untuk berbagai kepentingan umum.
“Setiap hari mobil ini disimpan di halaman kantor. Baru siang tadi kami sadar kendaraan sudah tidak ada. Diduga hilang pada malam Minggu,” ungkap Dadang.
Meskipun kantor desa telah dipasangi kamera pengawas (CCTV), rekaman yang ada justru tidak menampilkan jejak hilangnya mobil. Dadang menyebut bahwa CCTV yang mengarah ke halaman kantor desa tidak merekam pergerakan mencurigakan, sedangkan perangkat yang berada di dalam ruangan masih berfungsi normal.
“CCTV di luar tidak menunjukkan apa pun, sedangkan rekaman dalam ruangan normal. Kemungkinan ada kendala teknis atau jangkauan kamera terbatas,” jelasnya.
Hal yang semakin membingungkan, lanjut Dadang, adalah fakta bahwa kunci kontak dan STNK mobil dinas tersebut masih tersimpan di kantor desa. Sementara itu, saat ditelusuri siapa yang terakhir kali meminjam, tidak ada satu pun perangkat maupun kepala desa yang mengetahui.
“Biasanya, warga yang membutuhkan langsung meminta izin ke kepala desa atau perangkat desa. Tapi setelah kami tanyakan, tidak ada yang mengaku, termasuk kepala desa. Kunci dan STNK memang selalu kami simpan di kantor,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan, mobil dinas tersebut terakhir kali digunakan pada Kamis (11/9/2025). Pada Jumat dan Sabtu, kendaraan masih terlihat terparkir di kantor desa. Namun, menurut penuturan warga sekitar, mobil sudah tidak tampak sejak Minggu (14/9/2025).
Dadang menegaskan, pihak desa masih terus berupaya menelusuri kejadian ini dan berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan kendaraan operasional yang sangat vital bagi pelayanan masyarakat tersebut.
[RED]













