Kanwil Bea Cukai Jakarta Dukung Industri Ekspor, PT Katolec Indonesia Ajukan Fasilitas Dokumen BC 4.0 Secara Berkala

banner 120x600

Jakarta, 14 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

PT Katolec Indonesia, perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi elektronik, komponen otomotif, serta produk konsumer berorientasi ekspor, mengajukan permohonan izin pengajuan dokumen BC 4.0 (Pemasukan Barang ke Tempat Penimbunan Berikat/TPB) secara berkala guna mendukung kelancaran kegiatan produksi dan distribusi perusahaan.

crossorigin="anonymous">

Pengajuan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan proses logistik serta meningkatkan efisiensi operasional, khususnya terkait pemasukan bahan baku dan komponen produksi ke dalam kawasan Tempat Penimbunan Berikat (TPB).

Melalui persetujuan izin pengajuan dokumen BC 4.0 secara berkala, perusahaan berpotensi memperoleh fasilitas fiskal berupa tidak dipungutnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pemasukan barang ke TPB. Kebijakan ini dinilai mampu menekan biaya produksi, sehingga memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional perusahaan.

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk nasional di pasar internasional, khususnya bagi perusahaan yang memiliki orientasi kuat pada kegiatan ekspor.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan dan keberlangsungan industri dalam negeri, terutama sektor manufaktur yang berkontribusi terhadap ekspor nasional.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari implementasi peran strategis Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance, yaitu memfasilitasi kelancaran arus barang serta memberikan dukungan terhadap pengembangan industri nasional agar mampu bersaing di pasar global.

Melalui kebijakan dan fasilitas kepabeanan yang adaptif, Bea Cukai berharap industri dalam negeri dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar internasional.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0