Wakapolda Bali Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional 2026, Tekankan Polri Tegas, Profesional, dan Humanis

banner 120x600

DENPASAR, 18 Februari — RESKRIMPOLDA.NEWS

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali, Brigjen Pol. Made Astawa, S.I.K., memimpin pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan di halaman Mapolda Bali. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Bali, perwira menengah berpangkat AKBP selaku pimpinan satuan kerja, serta seluruh personel yang terlibat dalam apel.

crossorigin="anonymous">

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Bali membacakan amanat Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja optimal, khususnya dalam keberhasilan pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kapolda Bali menegaskan bahwa capaian tersebut harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, terlebih dalam menghadapi dinamika pengamanan pada periode bulan suci Ramadan yang beriringan dengan rangkaian kegiatan keagamaan di Bali, seperti Upacara Tawur Agung Kesanga, Pawai Ogoh-Ogoh, hingga Hari Raya Nyepi. Pertemuan dua momentum besar keagamaan nasional tersebut dinilai sebagai kondisi istimewa yang memerlukan kesiapan maksimal, karena berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola secara profesional dan terkoordinasi.

Sebagai institusi yang mengemban fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polda Bali memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran aktivitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan mampu menghadirkan rasa aman, sekaligus menjadi pemecah masalah (problem solver) yang tanggap, responsif, dan solutif di tengah masyarakat.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat kesadaran etika, integritas, disiplin, serta tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Seluruh anggota diingatkan untuk meningkatkan langkah pre-emtif dan preventif, melalui optimalisasi deteksi dini, penguatan komunikasi lintas sektoral, serta penerapan pola pengamanan terpadu yang mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional.

Dengan semangat tersebut, Polda Bali berkomitmen terus menjaga stabilitas keamanan wilayah agar tetap aman, tertib, dan harmonis, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0