Jakarta, 8 Februari — RESKRIMPOLDA.NEWS
Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi menetapkan susunan dan personalia Dewan Pimpinan MUI untuk masa khidmat 2025–2030 sebagai bagian dari kesinambungan peran organisasi dalam menjalankan fungsi keagamaan, sosial, dan kebangsaan di Indonesia.
Penetapan kepengurusan tersebut dikukuhkan dalam acara resmi yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta , pada Sabtu, 7 Februari 2026 . Prosesi pengukuhan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur pimpinan MUI, tokoh ulama, cendekiawan, serta undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam keputusan tersebut, KHM Anwar Iskandar ditetapkan sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia periode 2025–2030. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan organisasi terhadap kepemimpinan yang berpengalaman, moderat, dan berkomitmen menjaga persatuan umat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Susunan keputusan kepengurusan dibacakan secara resmi oleh Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan , sebagai bentuk pengesahan organisasi sesuai mekanisme dan ketentuan internal MUI.
Susunan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia 2025–2030
Ketua Umum:
- KHM Anwar Iskandar
Para Ketua:
- Asrorun Ni’am Sholeh
- Gusrizal Gazahar
- Mastuki Baidlowi
- Abdul Manan Ghani
- Abdul Moqsith Ghazali
- M. Ajrul Tanjung
- Sudarnoto Abdul Hakim
- Sholahuddin Al-Aiyub
- Fasli Jalal
- Pasni Rusli
- Faisal Nasir bin Madi
- Siti Ma’rifah
- Utang Ranuwijaya
- Wahiduddin Adams
- Muhammad Zaitun Rasmin
- Ahmad Fahrur Rozi Burhan
- Nusron Wahid
- Nur Ahmad
Sekretaris Jenderal:
- Amirsyah Tambunan
Wakil Sekretaris Jenderal:
- Aminuddin Yakub
- Muhammad Ziyad
- Asrori S. Karni
- Arif Fahrudin
- Sarmidi Husna
- Hasuarli Halim
- Shafira Mahrusah
- Muhammad Buhari Muslim
- Muhammad Adib Khumaidi
- Ery Yusuf
- Armai Arief
- Nilmayetti Yusri
- Ali M. Abdillah
- Muhammad Ihsan Tanjung
- Syamsul Qomar
- Khairul Sholeh Rasyid
- Mabroer
- Rofiqul Umam Ahmad
- Rahmat Hidayat
Susunan Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia
- Nasaruddin Umar
- Afifuddin Muhajir
- Jimly Asshiddiqie
- Hamdan Zoelva
- Shafiq A. Mughni
- Basri Bermanda
- Abdul Lah Zaidi
- Tamsil Linrung
- Phil. Kamaruddin Amin
- Amany Lubis
- Bariah Priyumi
- Yusnar Yusuf
- Mashuri Abdillah
- Zaenuddin
- Masnun Tahir
- Muhyiddin Junaidi
- Muhammad Sapri Hutauruk
Dengan ditetapkannya kepengurusan baru ini, Majelis Ulama Indonesia diharapkan semakin memperkuat pendukung sebagai mitra strategis pemerintah dan umat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkokoh nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.
[RED]













