Gresik, 28 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Penemuan jasad seorang perempuan dalam kondisi mengenaskan menggegerkan warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Sabtu malam (26/7). Korban diketahui bernama Sevi Ayu Claudia, perempuan berusia 30 tahun, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring (ojol) dan berdomisili di Kabupaten Sidoarjo.
Tubuh korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa dan terbungkus dalam kardus besar, tergeletak di tepi Jalan Raya Desa Banyuurip, area yang relatif sepi dan minim penerangan pada malam hari.
Saat ditemukan, korban mengenakan jaket berbahan denim warna biru, kaos hitam polos, dan celana legging abu-abu gelap. Namun, kendaraan roda dua milik korban serta atribut profesinya sebagai mitra ojek online, seperti helm, jaket aplikasi, maupun tas pengantar, tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Driver Online Indonesia (ADO), Samuel Grandy, dalam keterangannya kepada RESKRIMPOLDA.NEWS, membenarkan bahwa Sevi merupakan anggota komunitas pengemudi ojol dan terakhir kali diketahui masih aktif menerima orderan.
“Berdasarkan informasi lapangan dari rekan-rekan ojol yang sempat datang ke lokasi, jenazah ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus, tanpa motor, tanpa atribut. Hanya tubuh korban yang ditemukan,” jelas Samuel.
Polsek Kedamean bersama tim dari Satreskrim Polres Gresik telah melakukan identifikasi awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk keperluan autopsi forensik guna memastikan penyebab kematian, serta memastikan ada atau tidaknya unsur kekerasan sebelum kematian.
Hingga berita ini dirilis, sepeda motor milik korban belum ditemukan, dan kepolisian menduga kuat bahwa korban menjadi korban pembunuhan berencana, dengan kemungkinan pencurian kendaraan sebagai motif awal.
“Kami sedang menyelidiki jejak komunikasi terakhir korban, pelacakan sinyal GPS ponsel, serta rekaman CCTV dari area sekitar lokasi kejadian maupun rute perjalanan terakhir korban,” ungkap seorang petugas penyidik yang enggan disebutkan namanya.
Pihak keluarga korban telah dihubungi dan telah mengenali jenazah berdasarkan ciri pakaian terakhir dan identifikasi wajah. Komunitas pengemudi ojol di wilayah Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya saat ini juga tengah melakukan penggalangan informasi dan mendesak aparat untuk mengungkap pelaku secepatnya.
[RED]













