Aktivis GAB Peduli Desak KPK Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Multiyears di Jambi, Kepala Dinas PUPR dan Gubernur Jadi Sorotan

Aktivis GAB Peduli Desak KPK Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Multiyears di Jambi, Kepala Dinas PUPR dan Gubernur Jadi Sorotan
banner 120x600

Jakarta, 22 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam organisasi masyarakat Gerakan Anak Bangsa (GAB) Peduli menggelar unjuk rasa damai di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Rabu pagi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dorongan moral dan tekanan publik terhadap KPK untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek-proyek pembangunan jangka panjang di Provinsi Jambi.

crossorigin="anonymous">

Dalam orasinya, Syaiful Iskandar, selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, menyuarakan desakan agar KPK segera memproses secara hukum Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi, Muzakir, S.Pd, yang diduga memiliki peran sentral dalam manipulasi proyek multiyears bernilai ratusan miliar rupiah.

Menurut GAB Peduli, terdapat sejumlah proyek berskema tahun jamak (multiyears) yang dinilai sarat penyimpangan dan patut didalami oleh aparat penegak hukum, antara lain:

  • Proyek Pembangunan Jalan Suak Kandis dengan anggaran mencapai Rp398 miliar,
  • Pembangunan Sport Center sebesar Rp250 miliar,
  • serta Pembangunan Islamic Center yang menelan dana Rp150 miliar.

“Kami menuntut agar Muzakir segera diperiksa dan ditahan karena kami menilai yang bersangkutan adalah tokoh utama di balik dugaan korupsi proyek-proyek tersebut,” tegas Syaiful dalam orasi terbukanya di depan kantor lembaga antirasuah.

Tak hanya fokus pada pejabat dinas, para pengunjuk rasa juga menyerukan agar KPK turut menyelidiki Gubernur Jambi, Al Haris, yang mereka tuding ikut terlibat dalam praktik korupsi proyek multiyears serta dugaan penjualan aset milik pemerintah daerah secara ilegal.

“Kami mencurigai adanya keterlibatan Al Haris dalam penghilangan aset daerah dan penyalahgunaan kewenangan anggaran pembangunan, dan karenanya mendesak KPK segera memeriksa beliau,” sambung Syaiful.

Aksi ini dilakukan dengan tertib dan berlangsung damai. Sebelum orasi dimulai, perwakilan massa yakni Syaiful, telah memasuki gedung KPK guna menyerahkan dokumen tambahan yang berisi bukti dan informasi pendukung untuk memperkuat laporan yang sebelumnya telah disampaikan.

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan seusai penyerahan dokumen, GAB Peduli menyampaikan harapannya agar KPK tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat Jambi, yang mendambakan proses pembangunan daerah dilakukan dengan bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

Melalui aksi ini, para aktivis GAB Peduli mengingatkan KPK agar tidak ragu melakukan penindakan kepada siapa pun yang terbukti terlibat, baik dari unsur kepala dinas maupun pejabat tinggi daerah. Mereka menyatakan bahwa praktik penyalahgunaan anggaran publik akan terus menjadi perhatian masyarakat sipil dan akan dihadapi dengan pengawasan ketat melalui berbagai jalur aspirasi.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian rakyat terhadap integritas pemerintahan dan supremasi hukum di Jambi. Kami akan terus mengawal hingga para pelaku benar-benar diproses secara hukum,” tutup pernyataan GAB Peduli.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0