Diduga Kepsek SDN Padukuhan Pangkalan Gelapkan Uang Tabungan, Ketua Forum Kac,Losarang Hanya Bilang On Proses

Diduga Kepsek SDN Padukuhan Pangkalan Gelapkan Uang Tabungan, Ketua Forum Kac,Losarang Hanya Bilang On Proses
banner 120x600

INDRAMAYU, 20 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah oknum pendidik. Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padukuhan Pangkalan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Sunarto, S.Pd., diduga telah menggelapkan uang tabungan siswa.

crossorigin="anonymous">

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah wali murid mengeluhkan tidak jelasnya pengembalian uang tabungan anak-anak mereka.

Kejadian memalukan ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah wali murid mendesak agar Sunarto tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah. Mereka bahkan menolak kehadirannya di lingkungan sekolah.

“Sudah cukup! Kami beserta wali murid lainnya dengan tegas menolak keberadaan Kepala Sekolah Sunarto. Kami tidak mau lagi melihat batang hidungnya di SDN Padukuhan ini,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Minggu 20 Juli 2025.

Menurut informasi yang dihimpun Awak media, dugaan penggelapan ini berawal dari tidak transparannya pengelolaan tabungan siswa yang dikoordinir langsung oleh pihak sekolah.

Tabungan yang semestinya dikembalikan secara penuh kepada orang tua siswa, justru hingga kini baru dikembalikan sekitar 75 persen.

“Itu pun dikembalikan setelah melalui tiga kali pertemuan rapat bersama komite sekolah. Katanya semua uang akan dikembalikan bulan Agustus, tapi kami tidak yakin itu benar-benar terjadi,” tambah wali murid lainnya.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan telepon oleh tim redaksi awak media, Ketua Forum Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Losarang, Asep Syaefudin, S.Pd.I., hanya memberikan jawaban singkat dan terkesan acuh.

“On proses,” ujar Asep dengan santai, tanpa menjelaskan lebih lanjut langkah konkret apa yang sedang atau akan diambil untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Jawaban tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar. Bagaimana bisa dugaan penggelapan uang siswa yang seharusnya menjadi prioritas ditanggapi dengan begitu dingin oleh pemangku kebijakan di level forum kepala sekolah?

Sikap Ketua Forum yang dinilai tidak serius dalam menanggapi permasalahan ini semakin menambah kekecewaan para wali murid. Mereka berharap ada tindakan tegas, bukan sekadar jawaban basa-basi.

“Kalau forum kepala sekolah saja tidak bisa memberi ketegasan, bagaimana nasib sekolah-sekolah lain di Losarang?” cetus salah satu orang tua siswa.

Tak hanya wali murid, beberapa guru di SDN Padukuhan Desa Pangkalan Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu pun disebut-sebut mulai merasa tidak nyaman dengan kepemimpinan Sunarto. Namun, mereka enggan bersuara terbuka karena khawatir akan mendapat tekanan.

Pihak Komite Sekolah juga belum memberikan keterangan resmi. Namun, salah satu anggota komite menyebutkan bahwa pihaknya telah berulang kali meminta klarifikasi dari Sunarto, namun belum mendapat penjelasan memuaskan.

Perlu dicatat bahwa uang tabungan siswa merupakan amanah yang sangat vital. Pengelolaannya tidak bisa sembarangan, apalagi sampai menimbulkan kerugian bagi peserta didik dan keluarganya.

Jika benar terbukti ada unsur penggelapan, kasus ini semestinya tidak hanya diselesaikan secara internal. Aparat penegak hukum harus turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Publik menanti transparansi dan ketegasan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja tanpa penyelesaian yang jelas.

Sementara itu, sejumlah pihak menilai bahwa pengawasan terhadap dana-dana pendidikan harus lebih ketat. Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang di sekolah-sekolah lain di Indramayu maupun daerah lain.

Kasus ini menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan. Di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan, justru ada oknum pendidik yang mencoreng wajah institusi sekolah dengan tindakan yang tidak pantas.

[NONO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0