Banda Aceh, 8 Juli 2026 — RESKRIMPOLDA.NEWS
Momentum penyegaran struktur birokrasi kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi melantik empat pejabat tinggi pratama (eselon II) yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt), untuk kini mengemban jabatan definitif di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) strategis.
Seremoni pelantikan berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2026, bertempat di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, dalam suasana penuh khidmat dan harapan akan terwujudnya kinerja pemerintahan yang semakin progresif.
Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:
- Alriandi Adiwinata, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK)
- Muhammad Rizal, sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP & WH)
- Sukmawati, sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos)
- Fahmi, sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
Menanggapi pelantikan ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Ismawardi, turut menyampaikan ucapan selamat serta harapan besar terhadap para pejabat yang baru saja mengucap sumpah jabatan.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Semoga dapat mengemban amanah ini dengan penuh integritas dan menjadi motor penggerak dalam percepatan pembangunan di Kota Banda Aceh,” ujar Ismawardi dalam keterangannya, Selasa (8/7/2026).
Politisi yang dikenal vokal dalam isu pelayanan publik ini menekankan pentingnya kesiapan mental dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan tugas barunya, khususnya dalam sektor-sektor strategis yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Ismawardi berharap keempat pejabat tersebut segera menunjukkan kinerja konkret dan mampu beradaptasi secara cepat dengan dinamika pelayanan publik serta tantangan pembangunan ke depan.
“Kami di DPRK siap untuk bersinergi secara kelembagaan demi terwujudnya Banda Aceh yang lebih tertata, bersih, dan maju. Setiap pejabat yang telah diamanahkan posisi strategis harus memahami fungsinya dan menunjukkan etos kerja yang tinggi,” tegasnya.
Ismawardi juga menambahkan bahwa dalam masa transisi pemerintahan menuju optimalisasi layanan berbasis digital dan inklusif, para pejabat baru ini diharapkan dapat menjadi pionir dalam menghadirkan pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Pelantikan pejabat eselon II ini merupakan bagian dari proses penyegaran dan penguatan kapasitas organisasi perangkat daerah, yang diharapkan mampu mendukung keberhasilan program-program prioritas Wali Kota Illiza di sisa masa jabatannya.
DPRK sebagai mitra strategis Pemerintah Kota menyatakan komitmennya untuk terus melakukan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran secara konstruktif, dengan tetap membuka ruang kolaborasi yang sehat demi kemajuan Banda Aceh sebagai kota yang religius, tertib, dan modern.
[RED – ZULFAHMI]













