Remaja Tewas Ditikam di Tengah Sawah: Tawuran Brutal Pecah di Brebes

Remaja Tewas Ditikam di Tengah Sawah: Tawuran Brutal Pecah di Brebes Saat Warga Terlelap
banner 120x600

Brebes, 5 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Insiden kekerasan antar kelompok remaja kembali mencoreng ketenangan masyarakat di Kabupaten Brebes. Kali ini, bentrokan antar sekelompok pemuda pecah di Desa Rungkang, Kecamatan Losari, pada Jumat dini hari, 4 Juli 2025, sekitar pukul 03.00 WIB, dan berujung tragis dengan tewasnya seorang remaja berusia 17 tahun.

crossorigin="anonymous">

Korban diketahui bernama Rizi Ihdad, warga Dukuh Kedunggandu, Desa Rungkang, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di area persawahan dekat jalan perkampungan. Tubuh korban bersimbah darah, dengan sejumlah luka tusukan akibat senjata tajam yang diduga menjadi alat kekerasan dalam bentrokan tersebut.

Peristiwa tragis ini dibenarkan oleh Sekretaris Desa Rungkang, M. Muksit, yang menyampaikan bahwa korban sempat dievakuasi ke RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, karena lebih dekat dari lokasi kejadian. Namun, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dalam perjalanan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Brebes untuk proses autopsi guna kepentingan penyelidikan.

“Benar, telah terjadi bentrokan remaja dini hari tadi dan satu warga kami, remaja, meninggal dunia akibat luka senjata tajam. Saat ini korban sedang dalam proses autopsi di RSUD Brebes,” ujar Muksit.

Ayah korban, Wirno (41), yang bekerja di Jakarta, menerima kabar duka tersebut pada pukul 04.15 WIB dan langsung pulang kampung untuk mengurus jenazah putra sulungnya.

“Saya dapat kabar dari keluarga di kampung sekitar jam 04.15 pagi, langsung saya tinggalkan pekerjaan dan pulang ke Brebes,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia menuntut agar pihak kepolisian mengusut tuntas insiden ini dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi brutal tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa tawuran antar remaja sudah kerap terjadi di wilayah mereka, namun kali ini telah menelan korban jiwa sehingga perlu tindakan hukum tegas dan menyeluruh.

“Kami keluarga berharap agar kasus ini benar-benar diproses secara hukum. Kami tidak ingin ada lagi korban berikutnya akibat tawuran. Pelaku harus ditangkap semua,” tegas Wirno.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Brebes saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan barang bukti, termasuk memeriksa saksi-saksi serta mencari kemungkinan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Brebes dalam keterangannya menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kekerasan jalanan yang melibatkan remaja, dan mengimbau seluruh masyarakat, termasuk orang tua dan tokoh masyarakat, untuk proaktif dalam mengawasi kegiatan anak-anak mereka terutama pada malam hingga dini hari.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0