Indramayu, 4 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Upaya percepatan dan kelancaran sirkulasi air dari lahan pertanian di wilayah Desa Jangga dan Jumbleng menjadi fokus utama pemerintah daerah. Plt. Kepala UPTD KPP Losarang, mengungkapkan bahwa inovasi teknologi kini diterapkan untuk mengatasi masalah
eceng gondok yang kerap menghambat aliran di Kali Pembuang Betokan.
“Kami menyadari betul pentingnya kelancaran aliran air bagi petani di Jangga dan Jumbleng. Eceng gondok yang tumbuh subur di Kali Betokan seringkali menjadi biang keladi terhambatnya pembuangan air, terutama saat musim hujan,” ujar Plt. Kepala UPTD KPP Losarang.
Dalam upaya membersihkan gulma air tersebut, UPTD KPP Losarang kini menggunakan teknik penyemprotan dengan drone. Metode ini dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan pembersihan manual yang memakan waktu dan tenaga lebih besar.
“Penggunaan drone ini memungkinkan kami menjangkau area yang sulit diakses secara manual dan mempercepat proses pembersihan. Cairan khusus yang disemprotkan akan membantu mengendalikan pertumbuhan eceng gondok tanpa merusak ekosistem air lainnya,” tambahnya.Jumat(4/jul/25)
Diharapkan, dengan penerapan teknik spray drone ini, masalah penyumbatan akibat eceng gondok dapat diminimalisir secara signifikan. Hal ini tentu akan berdampak positif pada produktivitas pertanian di kedua desa tersebut, mengingat lancarnya drainase adalah kunci keberhasilan panen.
“Kami berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik demi kesejahteraan petani. Inovasi teknologi seperti ini adalah salah satu langkah nyata kami dalam mendukung sektor pertanian di Losarang,” pungkas Plt. Kepala UPTD KPP Losarang.
[NONO]













