Tangerang Selatan,03 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Sebuah insiden yang mengejutkan publik terjadi di sebuah tempat pengepulan logam bekas di wilayah Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Seorang warga bernama Halili (45), yang sehari-hari berprofesi sebagai pengepul barang rongsokan, secara tidak disengaja menemukan dua objek logam yang diduga kuat merupakan mortir aktif saat melakukan penimbangan barang bekas milik dua orang tak dikenal.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu sore, 2 Juli 2025, tepatnya pukul 16.48 WIB, ketika dua pria asing mendatangi lapak milik Halili yang berlokasi di RT 007 / RW 010, membawa sebuah karung besar berisi besi tua seberat 52 kilogram. Kedua pria tersebut menawarkan isi karung tersebut kepada Halili dengan harga Rp230.000.
Tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap isi karung, Halili langsung melakukan penimbangan dan melakukan transaksi pembayaran. Namun, setelah kedua pria tersebut pergi, rasa curiga mendorong Halili untuk membuka karung tersebut, dan ia mendapati dua unit benda logam berkarat berukuran besar yang memiliki kemiripan kuat dengan proyektil mortir militer.
Menimbang potensi ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh objek tersebut, Halili dengan sigap melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Serpong.
Menerima laporan tersebut, personel gabungan dari Polsek Serpong segera dikerahkan menuju lokasi kejadian. Tim dipimpin oleh Wakapolsek Serpong, AKP Purwanto, bersama Kanit Reserse Kriminal AKP Muhammad Ibnu Kamil, serta Panit Binmas IPDA Hasugian.
Setibanya di lapak pengepulan, tim langsung melakukan langkah-langkah pengamanan area, serta pemeriksaan awal terhadap benda mencurigakan tersebut.
“Kami temukan dua benda logam berbentuk silinder dengan ukuran cukup besar dan karakteristik yang sangat mirip dengan mortir. Diduga kuat benda tersebut adalah amunisi aktif sisa militer,” ungkap AKP Muhammad Ibnu Kamil saat memberikan keterangan di lokasi.
Demi menjamin keamanan lingkungan sekitar serta memastikan status benda tersebut, unit penjinak bom dari Satuan Gegana Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi. Tim Gegana tiba di tempat kejadian pada pukul 21.10 WIB menggunakan satu unit kendaraan taktis dan langsung melakukan penanganan teknis serta identifikasi lanjutan terhadap kedua mortir tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, benda temuan tersebut telah diamankan oleh Tim Gegana untuk dilakukan pemeriksaan forensik lanjutan, guna menentukan jenis, asal, serta potensi daya ledaknya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha pengepul logam bekas, untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan detail terhadap barang-barang yang diterima, terlebih bila bersumber dari pihak yang tidak dikenal.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan,” tegas AKP Ibnu Kamil.
[RED]













