KARAWANG, 28 JUNI 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Sebuah kendaraan angkut ringan jenis pikap bak terbuka yang mengangkut muatan ikan lele dalam jumlah besar mengalami kecelakaan tunggal di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) tepatnya di kilometer 54 arah Cikampek, pada Sabtu pagi (28 Juni 2025).
Insiden tersebut terjadi di wilayah hukum Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan menyebabkan seluruh muatan berupa ikan lele tumpah ruah ke badan jalan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur bebas hambatan tersebut.
Kronologi Kejadian: Kendaraan Hilang Kendali, Diduga Kelebihan Beban
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Japek, kendaraan nahas tersebut disebut melaju dalam kecepatan sedang, sebelum akhirnya hilang kendali dan terguling ke sisi lajur lambat. Dugaan sementara, kendaraan mengalami gangguan kestabilan akibat distribusi muatan yang tidak merata dan volume beban yang melebihi kapasitas.
“Kendaraan mengangkut ikan lele dalam kontainer plastik tanpa pengaman khusus. Saat menikung dan berpindah jalur, kemungkinan beban bergeser dan mengakibatkan mobil terguling,” ujar salah satu petugas PJR Tol Japek.
Tidak Ada Korban Jiwa, Evakuasi Cepat Dilakukan
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa ini. Sopir dan seorang kernet yang berada di dalam kendaraan dilaporkan dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Petugas dari operator tol bersama tim derek segera melakukan evakuasi kendaraan dan pembersihan sisa muatan, mengingat ikan yang berserakan dapat menyebabkan permukaan jalan licin dan berbahaya bagi pengguna jalan lainnya.
“Arus lalu lintas sempat tersendat selama lebih dari satu jam, namun kini situasi sudah kembali normal,” ujar petugas pengatur lalu lintas dari Jasa Marga.
Imbauan: Keselamatan Angkut dan Standar Beban Harus Dipatuhi
Kepolisian dan pihak pengelola jalan tol kembali mengimbau kepada para pengemudi kendaraan logistik dan muatan hasil perikanan untuk memastikan distribusi beban merata dan sistem pengikat muatan aman sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama melalui jalur tol.
“Kelebihan beban dan pengamanan muatan yang tidak memadai kerap menjadi penyebab utama kecelakaan kendaraan bak terbuka,” tegas petugas dari Satlantas Karawang.
[RED]













