LEDAKAN DI KAPAL FEDERAL II: 5 KORBAN MENINGGAL, PROSES INVESTIGASI MASIH BERLANJUT

LEDAKAN DI KAPAL FEDERAL II: 5 KORBAN MENINGGAL, PROSES INVESTIGASI MASIH BERLANJUT
banner 120x600

BATAM, 25 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Sebuah insiden kecelakaan kerja berskala serius terjadi di atas kapal Federal II milik perusahaan galangan kapal PT ASL Shipyard, Selasa siang, sekitar pukul 14.15 WIB. Ledakan hebat yang terdengar hingga radius ratusan meter tersebut mengakibatkan tujuh orang pekerja menjadi korban, dengan lima di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

crossorigin="anonymous">

Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo, saat dikonfirmasi oleh tim jurnalis RESKRIMPOLDA.NEWS, membenarkan peristiwa tragis yang menimpa para pekerja saat menjalankan tugas perbaikan kapal. Kejadian berlangsung sesaat setelah jam istirahat siang, tepat ketika aktivitas teknis perbaikan mulai kembali dilakukan.

“Insiden ledakan terjadi ketika proses pengerjaan kapal tengah berlangsung. Saat itu, baik tenaga kerja maupun petugas pengawas keselamatan (safety officer) berada di area kejadian,” terang AKP Raden Bimo.

Data Korban:

  • 5 orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian maupun saat penanganan medis.
  • 2 korban lainnya mengalami luka serius hingga sedang, dan saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RS Aini dan RS Hermina.

Ledakan yang belum diketahui secara pasti sumbernya itu memicu investigasi mendalam oleh tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) Polresta Barelang yang langsung turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti dan telah meminta keterangan awal dari sejumlah saksi di lapangan.

Petugas gabungan dari kepolisian, tim pemadam kebakaran, BPBD, dan tenaga medis langsung melakukan proses evakuasi terhadap para korban dan memastikan area kapal dalam kondisi aman untuk dilakukan investigasi lanjutan.

AKP Raden Bimo menambahkan, pihaknya saat ini tengah mengumpulkan data teknis dan dokumen standar operasional (SOP) dari perusahaan guna mengetahui apakah terdapat indikasi kelalaian atau pelanggaran protokol keselamatan kerja dalam insiden ini.

Pernyataan Resmi:

“Penyelidikan terus berlanjut. Kami tidak akan terburu-buru menarik kesimpulan sebelum semua bukti dan data lapangan lengkap. Namun kami pastikan, apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah diamankan. Keluarga korban telah mendapatkan informasi resmi dan pendampingan dari pihak berwenang, serta akan diberikan akses penuh untuk keperluan identifikasi dan hak korban.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0