Pelabuhan Tanjung Priok Kembali Terendam, Akses Logistik Terganggu Akibat Drainase Kronis

Pelabuhan Tanjung Priok Kembali Terendam, Akses Logistik Terganggu Akibat Drainase Kronis
banner 120x600

JAKARTA UTARA, 24 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan utara DKI Jakarta pada Senin malam (23/6/2025) menyebabkan banjir kembali melanda area strategis Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya di sekitar Jalan Lodan Raya No. 3, Kecamatan Pademangan, persis di depan gerbang utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

crossorigin="anonymous">

Genangan air dengan ketinggian bervariasi tampak menghambat mobilitas kendaraan angkut logistik dan kendaraan pribadi yang hendak keluar maupun memasuki kawasan pelabuhan. Akibatnya, aktivitas operasional malam hari terganggu, termasuk distribusi barang dan bongkar muat kontainer.

Drainase Buruk Jadi Sorotan

Peristiwa banjir ini menambah panjang deretan catatan buruk sistem drainase dan pengelolaan air hujan di kawasan vital pelabuhan. Warga dan pelaku usaha setempat menilai bahwa persoalan ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada solusi permanen dan konkret dari instansi terkait.

“Setiap hujan deras atau saat air laut pasang, daerah ini pasti tergenang. Drainasenya sudah tidak mampu menampung air,” ujar Budi (48), seorang sopir truk kontainer yang biasa keluar-masuk pelabuhan.

Banjir tidak hanya memperlambat distribusi barang, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar jika terjadi secara berulang, mengingat Tanjung Priok merupakan pelabuhan utama yang menangani sekitar 60% arus logistik nasional.

Seruan Penanganan Serius

Para pengguna jalan, warga, dan asosiasi logistik mendesak adanya respon cepat dan terukur dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk dari instansi teknis seperti Dinas Sumber Daya Air dan Pelindo selaku operator kawasan pelabuhan.

“Kami minta ada upaya nyata, bukan hanya tambal sulam. Jika sistem drainase tidak diperbaiki total, genangan akan terus terjadi dan logistik nasional bisa lumpuh sewaktu-waktu,” tegas Hendra, perwakilan dari asosiasi pengemudi truk pelabuhan.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0