KUNINGAN, 23 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Sebuah insiden nyaris fatal menimpa seorang peziarah asal Karawang yang terperangkap selama tujuh jam di dalam celah sempit Gua Naga Mas, yang terletak di Dusun Magunjaya, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 21 Juni 2025, sekitar pukul 22.24 WIB, ketika sekelompok peziarah yang terdiri dari enam orang—yakni Firman Shah (38), Jejen (33), Hero (40), Yuli (32), Nurpadilasari (31), dan Beti Lianawati (35)—melakukan kunjungan spiritual ke lokasi gua yang dikenal memiliki nilai mistis dan sering dikunjungi jemaah dari luar daerah.
Menurut penjelasan resmi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, rombongan masuk ke dalam gua secara bergantian. Namun, insiden terjadi saat salah satu anggota rombongan, Beti Lianawati (35), mengalami kesulitan untuk keluar kembali dari dalam lorong gua berdiameter sempit.
Celah Sempit Gua Menjebak Korban
Indra menjelaskan bahwa gua memiliki celah vertikal berdiameter sekitar 40 sentimeter dengan kedalaman mencapai tiga meter. Beti, yang memiliki postur tubuh relatif besar, mengalami kesulitan saat hendak naik kembali ke permukaan setelah turun ke bagian dalam gua.
“Sudah beberapa kali dicoba untuk naik ke atas, tapi tidak berhasil. Kondisi fisik korban juga mulai melemah karena kelelahan dan kekurangan oksigen,” ujar Indra saat dikonfirmasi, Minggu pagi (22/6/2025).
Evakuasi Dilakukan oleh Tim Gabungan
Setelah upaya mandiri warga tidak membuahkan hasil, pemerintah desa segera menghubungi Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Kuningan dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Tim tiba di lokasi sekitar pukul 04.45 WIB, membawa perlengkapan teknis evakuasi vertikal.
Petugas gabungan kemudian melakukan asesmen kondisi gua, memetakan risiko evakuasi, serta menyusun strategi penyelamatan dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat setempat. Sekitar pukul 07.55 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat namun dalam kondisi lemas dan segera mendapatkan pertolongan pertama.
Peringatan untuk Wisatawan dan Peziarah
Terkait isi dan struktur internal Gua Naga Mas, Indra menyatakan bahwa hingga kini belum ada studi resmi atau pemetaan menyeluruh. Ia juga mengingatkan bahwa lokasi dengan kondisi ekstrem seperti gua memerlukan kehati-hatian tinggi, terutama bagi pengunjung yang tidak memiliki keahlian caving (menjelajah gua) atau peralatan keselamatan memadai.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kunjungan ke lokasi berisiko tinggi tanpa pendamping profesional atau peralatan keselamatan,” tegasnya.
[RED]













