PRIA ASAL MALANG DITEMUKAN MENINGGAL DI KAMAR BEKAS LOKALISASI GEDANGSEWU — POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN

PRIA ASAL MALANG DITEMUKAN MENINGGAL DI KAMAR BEKAS LOKALISASI GEDANGSEWU — POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN
banner 120x600

KEDIRI, 19 JUNI 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS

Warga Dusun Duluran, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri digemparkan oleh penemuan sesosok pria dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa pagi (18/6/25). Korban diketahui bernama Fandikta Sefickyanto (31), penduduk asal Kabupaten Malang, yang ditemukan tewas di dalam salah satu kamar di area bekas kawasan lokalisasi.

crossorigin="anonymous">

KRONOLOGI KEJADIAN

Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan menjelaskan bahwa korban diketahui berada di Gedangsewu sejak Minggu (15/6), dengan tujuan melakukan pekerjaan teknis berupa perbaikan instalasi jaringan internet (WiFi) di wilayah tersebut. Keberadaan korban diketahui oleh warga setempat, termasuk Ningsih (24), yang menjadi orang pertama yang menemukan tubuh korban tak bernyawa di dalam kamar tempat ia menginap.

“Korban datang ke lokasi untuk memperbaiki jaringan WiFi. Namun pada pagi hari tadi, ia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap AKP Rudi saat dikonfirmasi.

PROSES IDENTIFIKASI & LANGKAH LANJUT

Setelah mendapat laporan, tim dari Polsek Pare segera bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan olahraga tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area guna mencegah gangguan terhadap proses penyelidikan. Unit Identifikasi Polres Kediri turut dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Pihak berwenang belum dapat memastikan penyebab kematian secara pasti. Untuk itu, jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri guna dilakukan autopsi medis lebih lanjut.

DUKUNGAN WARGA DAN PENEGASAN APARAT

Kapolsek Pare mengimbau warga sekitar untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi dari pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian dirilis. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara menyeluruh dan profesional, dengan melibatkan tim forensik dan saksi-saksi yang relevan.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0