DUGAAN PENEMBAKAN DI VILA MEWAH BADUNG, BALI. DUA WARGA NEGARA AUSTRALIA JADI KORBAN

DUGAAN PENEMBAKAN DI VILA MEWAH BADUNG, BALI. DUA WARGA NEGARA AUSTRALIA JADI KORBAN
banner 120x600

BADUNG, BALI, 15 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Aparat Kepolisian Daerah Bali melalui penyelidikan intensif telah mengungkap rangkaian peristiwa penembakan yang menimpa dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia di kawasan wisata elit, tepatnya di Vila Casa Santisya 1, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Sabtu dini hari (14/6/2025) sekitar pukul 00.15 WITA.

crossorigin="anonymous">

Korban dalam insiden bersenjata tersebut adalah Zivan R. (ZR) dan Sanar G. (SG), keduanya diketahui merupakan wisatawan asal Australia yang tengah menginap di vila tersebut. Polisi kini telah mengamankan lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengidentifikasi pelaku yang masih dalam pengejaran.

KRONOLOGIS: PENYUSUP BERJAKET ORANYE & TEMBAKAN DI KAMAR MANDI

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Ariasandy, menjelaskan bahwa kronologis kejadian bermula saat seorang individu tidak dikenal secara ilegal memasuki area kamar utama vila di mana korban ZR tengah beristirahat bersama istrinya, seorang perempuan berinisial GJ (20).

ZR terbangun dari tidurnya saat menyadari keberadaan orang asing tersebut dan langsung berteriak keras sebagai bentuk respons spontan terhadap potensi ancaman. Teriakan ZR didengar oleh sang istri, GJ, yang berada di kamar yang sama namun tidak berani keluar dari tempat tidurnya, melainkan hanya mengintip dari balik selimut.

Dalam keterangannya kepada penyidik, GJ mengungkap bahwa dirinya sempat melihat sosok pria asing mengenakan jaket berwarna oranye terang dan helm berwarna hitam, yang diyakini sebagai pelaku.

“Saksi mendengar suara tembakan setelah korban ZR masuk ke kamar mandi. Ia tidak dapat memastikan jumlah peluru yang dilepaskan oleh pelaku,” ujar Kombes Ariasandy saat memberikan keterangan pers.

KORBAN KEDUA TERDENGAR BERTERIAK DARI KAMAR SEBELAH

Tidak lama setelah insiden penembakan pertama, saksi GJ kembali mendengar teriakan histeris dari korban kedua, SG, yang berada di ruangan berbeda dalam vila tersebut. Teriakan itu disusul oleh bunyi letusan senjata api kedua, yang mengindikasikan bahwa pelaku kemungkinan menyasar lebih dari satu target secara berurutan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti jumlah tembakan yang dilepaskan serta jenis senjata api yang digunakan pelaku. Tim Inafis dan Unit Reskrim Polres Badung masih melakukan pengumpulan barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas di area sekitar lokasi kejadian.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0