Subang, 31 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum kembali menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) ke-2 untuk wilayah terdampak pembangunan Tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipungara, Kamis (31/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penyusunan dokumen Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) dalam program Engineering Service for Cipungara River Basin Management Sub Project in West Java Province. Pertemuan digelar di Graha Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang dan dihadiri oleh 99 orang peserta, terdiri dari 75 orang perwakilan laki-laki dan 24 orang perempuan dari desa terdampak.
Dalam pertemuan tersebut, Ari Hariyadi Selaku Ketua Tim LARAP, menjelaskan maksud dan tujuan pembangunan tanggul, antara lain untuk melindungi masyarakat dari ancaman banjir yang kerap melanda wilayah DAS Cipungara, sekaligus menjaga fungsi ekologi sungai seperti penyediaan air baku, pengendalian erosi, hingga pelestarian habitat satwa.
Warga yang hadir menyatakan dukungan terhadap rencana proyek ini, dengan beberapa catatan penting, di antaranya:
•Desain pengendalian banjir harus mempertahankan fungsi ekologi DAS Cipungara.
.Pemerintah mengedepankan keveepihakan pada masyarakat
•Penanganan lahan dan bangunan terdampak harus sesuai peraturan, termasuk pemberian ganti rugi yang adil.
•Dokumen kepemilikan tanah yang sah menjadi dasar penentuan nilai ganti rugi.
•Proses pembangunan wajib melibatkan warga setempat.
•Lokasi-lokasi penting seperti pengairan irigasi, makam, situs budaya, dan fasilitas umum harus diperhatikan; jika terdampak maka dilakukan relokasi.
Sementara itu Pihak BBWS Citarum juga menegaskan bahwa pelaksanaan proyek akan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak infrastruktur penting dan lingkungan sekitar.ujarnya.
Berita Acara, Notulen serta daftar hadir peserta menjadi bagian tak terpisahkan dari hasil PKM II ini, yang selanjutnya akan digunakan sebagai bahan penyusunan dokumen resmi LARAP.
Dengan adanya pertemuan ini, pemerintah berharap proyek tanggul DAS Cipungara dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Subang, khususnya wilayah Pamanukan dan sekitarnya.
[RED-TH]














