Jakarta Timur, 30 Juli 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS
Warga Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, digemparkan dengan penemuan sesosok jasad pria dalam kondisi mengenaskan yang tersembunyi di balik plafon sebuah gedung milik perusahaan swasta, pada Senin malam (29/7). Identitas korban belum diungkapkan ke publik, sementara penyebab pasti kematian masih menjadi tanda tanya besar bagi pihak berwenang.
Penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 20.07 WIB. Setelah menerima informasi dari pelapor, anggota Polsek Pulo Gadung segera berkoordinasi dengan tim dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, guna melakukan evakuasi tubuh korban yang berada di lokasi sulit dijangkau, tepatnya di ruang plafon bagian atas bangunan perusahaan.
Komandan Regu Sektor Pulo Gadung Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Dwi Prayitno, membenarkan proses evakuasi tersebut dan menjelaskan bahwa posisi jasad ditemukan dalam keadaan terlentang, dengan kondisi fisik mulai mengalami perubahan.
“Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lokasi, korban ditemukan tergeletak dalam posisi telentang di atas plafon, mengenakan kaos berwarna kuning dan celana panjang biru. Wajah korban tampak menghitam, diduga karena proses pembusukan atau paparan suhu panas di ruang tertutup,” ujar Dwi dalam pernyataan resminya.
Proses evakuasi berjalan cukup dramatis, mengingat lokasi jasad berada di area sempit dan tertutup, yang menyulitkan akses bagi petugas gabungan. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, tubuh korban berhasil diturunkan dan langsung dibawa oleh tim medis dan kepolisian ke instalasi forensik untuk dilakukan autopsi guna mengungkap penyebab kematian.
Jenis kelamin korban dipastikan laki-laki, namun belum ada konfirmasi terkait identitas resmi maupun dugaan kuat motif kejadian, apakah murni kecelakaan, unsur tindak pidana, atau faktor lainnya. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Pulo Gadung bersama Tim Inafis Polres Metro Jakarta Timur tengah melakukan serangkaian penyelidikan lanjutan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan CCTV, dan pendalaman terhadap keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian juga membuka peluang untuk melibatkan Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati dalam upaya mengungkap kronologi sebenarnya di balik penemuan jasad ini.
Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada aparat penegak hukum. Pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga pria dalam beberapa waktu terakhir diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian untuk proses pencocokan identitas.
[RED]













