TAWURAN BRUTAL DI JONGGOL: REMAJA ALAMI LUKA SERIUS DI KEPALA AKIBAT SABETAN SENJATA TAJAM

TAWURAN BRUTAL DI JONGGOL: REMAJA ALAMI LUKA SERIUS DI KEPALA AKIBAT SABETAN SENJATA TAJAM
banner 120x600

BOGOR, 20 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Sebuah insiden kekerasan antarkelompok remaja kembali terjadi dan memicu keprihatinan publik. Seorang remaja pria mengalami luka bacokan serius di bagian kepala akibat tawuran antar geng pemuda yang pecah di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

crossorigin="anonymous">

Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial, korban terlihat sedang dalam kondisi kritis dan lemas saat menerima penanganan medis darurat. Di bagian kepalanya tampak luka menganga yang diduga kuat berasal dari sabetan benda tajam, seperti celurit atau parang, yang digunakan saat bentrokan berlangsung.

Peristiwa tragis ini diduga terjadi pada malam hari di lokasi yang belum dapat diidentifikasi secara pasti, dan menjadi bagian dari pola kekerasan jalanan yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan remaja.

“Kami baru mengetahui informasi ini dari rekaman video yang viral di media sosial. Sampai saat ini, kami belum menerima laporan pengaduan dari pihak manapun. Namun kami akan segera melakukan penyelidikan untuk menelusuri kebenaran dan kronologi kejadian,” ujar perwakilan Polsek Jonggol.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak remaja mereka, serta mendorong agar setiap kejadian kekerasan segera dilaporkan ke aparat berwenang demi mencegah eskalasi konflik dan jatuhnya korban lebih lanjut.

Sementara itu, tim medis yang menangani korban belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini dan prognosis luka yang diderita. Namun berdasarkan tampilan visual luka, korban kemungkinan besar memerlukan perawatan intensif dan penanganan lanjutan oleh spesialis bedah kepala.

Polres Bogor bersama Unit Reskrim Polsek Jonggol dikabarkan sedang mengumpulkan bahan keterangan dan mencoba mengidentifikasi pelaku serta kelompok yang terlibat, dengan menelusuri jejak digital serta menganalisis rekaman video yang beredar.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0