PETANI TEWAS TERJATUH DARI POHON 20 METER SAAT BEKERJA DI LAHAN PERKEBUNAN

PETANI TEWAS TERJATUH DARI POHON 20 METER SAAT BEKERJA DI LAHAN PERKEBUNAN
banner 120x600

BANGLI, 15 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Seorang petani senior bernama I Nengah Ruta (67), warga Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, meninggal dunia secara tragis usai terjatuh dari ketinggian saat sedang melakukan pekerjaan pemotongan pohon di kawasan perkebunan, Minggu siang (13/7/2025).

crossorigin="anonymous">

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 Wita di sebidang lahan milik I Dewa Nyoman Urip, yang terletak di Banjar Selati, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli.

Berdasarkan laporan resmi yang diterima dari Kepolisian Resor Bangli, korban diketahui telah memulai aktivitas kerja sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 Wita, dengan tujuan memangkas bagian atas pohon berukuran tinggi lebih dari 20 meter.

Menurut keterangan dari Kepala Seksi Humas Polres Bangli, Ipda Gede Gumiliarta, korban sempat menghentikan aktivitasnya untuk beristirahat sekitar pukul 11.00 Wita, kemudian melanjutkan pekerjaannya sekitar pukul 11.30 Wita.

“Saat melanjutkan pekerjaannya, tepat sekitar pukul 12.15 Wita, korban diduga kehilangan kendali tubuh dan terjatuh dari atas pohon dengan ketinggian sekitar 20 meter,” jelas Ipda Gumiliarta kepada awak media.

Benturan keras dari ketinggian menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuh, sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian bersama tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau indikasi tindak pidana.

“Insiden ini murni merupakan kecelakaan kerja. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” tambah Gumiliarta.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para petani dan pekerja lapangan, untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, terutama saat beraktivitas di tempat yang memiliki risiko tinggi seperti pohon besar, tebing, atau alat berat.

“Kami mengingatkan agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, seperti sabuk pengaman atau tali penahan, untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tutup Gumiliarta.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0