Remaja Tewas Tertimbun Longsor di Sukabumi: Tebing 15 Meter Runtuh Saat Warga Tertidur

Remaja Tewas Tertimbun Longsor di Sukabumi: Tebing 15 Meter Runtuh Saat Warga Tertidur
banner 120x600

Sukabumi, 9 Juli 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Peristiwa bencana alam berupa tanah longsor disertai banjir terjadi di wilayah Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu dini hari, 9 Juli 2025, sekitar pukul 02.30 WIB.

crossorigin="anonymous">

Kejadian memilukan ini mengakibatkan satu orang remaja kehilangan nyawa, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan tanah dari tebing setinggi kurang lebih 15 meter yang berada tepat di belakang rumah warga.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, longsor terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap tidur. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam tanpa henti, menyebabkan struktur tanah di tebing belakang pemukiman menjadi labil dan akhirnya longsor.

Salah satu rumah yang dihuni tujuh orang anggota keluarga menjadi korban utama. Saat tebing runtuh, dua di antaranya langsung tertimbun material longsor, sementara lima lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Dari hasil evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan SAR, tercatat:

  • 1 orang meninggal dunia, yakni seorang remaja yang belum sempat diselamatkan.
  • 2 orang mengalami luka-luka, saat ini telah mendapatkan perawatan medis.
  • 1 unit rumah mengalami kerusakan berat, tertimbun material tanah dan puing-puing longsoran.

“Bencana longsor dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi sepanjang malam, mengakibatkan dinding tebing setinggi 15 meter di belakang rumah warga runtuh,” ujar petugas BPBD dalam keterangannya.

Langkah Tanggap Darurat

Pemerintah daerah melalui BPBD Sukabumi telah menetapkan status tanggap darurat lokal dan mengimbau masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah rawan longsor dan perbukitan. Warga terdampak juga telah diungsikan ke tempat aman dan diberikan bantuan logistik darurat.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0