Kebakaran Hanguskan Dua Unit Hunian di Baiturrahman Banda Aceh: Satu Rumah Rusak Berat, Diduga Terdapat Usaha Air Isi Ulang dan Kos-Kosan

Kebakaran Hanguskan Dua Unit Hunian di Baiturrahman Banda Aceh: Satu Rumah Rusak Berat, Diduga Terdapat Usaha Air Isi Ulang dan Kos-Kosan
banner 120x600

BANDA ACEH, 23 Juni 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS

Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah permukiman padat penduduk. Kali ini, dua unit rumah yang berdempetan dalam formasi huruf L di Jalan Gunung Leuser, kawasan Gampong Sukaramai (Blower), Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, dilalap api pada Minggu sore, 22 Juni 2025, sekitar pukul 16.50 WIB.

crossorigin="anonymous">

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh anggota Satuan Tugas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Banda Aceh, Muhammad Daffa dengan kode panggilan JZ01ABA, peristiwa kebakaran mengakibatkan satu unit bangunan mengalami kerusakan total, sedangkan satu rumah lainnya terdampak sebagian, khususnya pada bagian dapur.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan sedikitnya enam unit kendaraan taktis ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, sehingga penyebaran api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi yang dikenal sangat padat secara struktural.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas pemilik rumah dan nilai kerugian material belum diumumkan secara resmi. Namun, berdasarkan informasi lanjutan yang diperoleh dari relawan RAPI lainnya, Faujan (JZ01ARU), rumah yang mengalami kerusakan paling parah diketahui mengoperasikan usaha pengisian ulang air minum di bagian depan, serta memiliki kamar-kamar indekos di bagian belakang.

Situasi di lokasi kejadian dipantau ketat oleh aparat keamanan, tim BPBD Banda Aceh, relawan Basarnas, anggota RAPI, serta warga setempat yang turut membantu evakuasi dan pengamanan area.

Api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 WIB, dan dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh petugas guna mencegah titik api tersisa kembali menyala.

Penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran masih dalam tahap pengumpulan data oleh pihak berwenang. Indikasi awal belum mengarah pada penyebab pasti, namun investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan unsur kelalaian atau faktor teknis lainnya.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0