1.530 Nakes PPPK Paruh Waktu di Lombok Tengah Ancam Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Upah Layak

banner 120x600

LOMBOK TENGAH, 27 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

sebanyak 1.530 tenaga kesehatan (nakes) PPPK paruh waktu di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyatakan sikap tegas dengan perencanaan aksi mogok kerja mulai 27 April 2026 .

crossorigin="anonymous">

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap rendahnya upah yang diterima, yang disebut hanya sekitar Rp200 ribu per bulan , angka yang dinilai jauh dari standar Upah Minimum Regional (UMR). serta tidak sebanding dengan beban kerja yang dijalankan.

Para tenaga kesehatan menegaskan bahwa aksi tersebut akan terus berlangsung hingga kebutuhan mereka terpenuhi. Fokus utama tuntutan tersebut meliputi:

  • Penyesuaian gaji yang lebih layak dan sesuai regulasi
  • Kejelasan status kepegawaian
  • Perlindungan kerja bagi tenaga kesehatan

Mereka menilai selama ini anak-anak paruh waktu tetap menjalankan tugas pelayanan kesehatan secara maksimal, meskipun kesejahteraan yang diterima belum memadai.

Para nakes berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan memberikan solusi yang berpihak pada kesejahteraan tenaga kesehatan, mengingat peran mereka sangat vital dalam sistem pelayanan publik.

Rencana aksi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi berdampak pada layanan kesehatan masyarakat apabila tidak segera ditangani melalui dialog dan kebijakan yang tepat.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0