Harga Pertamax Berpotensi disesuaikan, Menteri ESDM Tegaskan Ikuti Mekanisme Pasar Global

banner 120x600

Jakarta, 25 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan sinyal bahwa harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi mengalami penyesuaian seiring dengan melonjaknya harga minyak dunia.

crossorigin="anonymous">

Menurutnya, penetapan harga BBM nonsubsidi memang mengacu pada mekanisme pasar global , sehingga pergerakan harga internasional akan berdampak langsung terhadap harga di dalam negeri.

“Kalau harganya (minyak dunia) turun ya tidak naik. Tapi kalau harganya seperti ini terus (naik), ya mungkin pasti ada penyesuaian,” ujar Bahlil, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar.

“Untuk BBM non-subsidi itu ada penyesuaian harga. Tahap pertama mungkin seperti sekarang, tahap berikutnya kita lihat perkembangan,” tambahnya.

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa subsidi BBM seperti Pertalite dan Solar tetap berada dalam kendali pemerintah dan tidak akan mengalami kenaikan harga , meskipun terjadi gejolak harga minyak dunia.

Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 yang telah mengatur formula harga subsidi BBM secara jelas.

Pemerintah memastikan stabilitas harga BBM subsidi tetap terjaga guna melindungi daya beli masyarakat, sementara untuk BBM nonsubsidi, penyesuaian harga diserahkan kepada badan usaha sesuai dinamika pasar energi global.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0