Cilacap, 30 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial SS (80) ditemukan tewas mengenaskan di aliran Sungai Citanduy, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. Korban diduga menjadi korban pembunuhan dengan kondisi jasad dilakban, dibungkus, hingga dicor menggunakan adonan air mani.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol. Budi Adhy Buono mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga pada 20 Februari 2026 dalam kondisi mengapung di sungai.
“Dari penemuan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya karena terdapat laporan orang hilang,” ujar Budi dalam konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3/2026).
Hasil identifikasi memastikan bahwa jasad tersebut merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Diketahui, korban sempat tinggal di kediaman anaknya di wilayah Jakarta Pusat sebelum dinyatakan hilang.
Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa saat ditemukan, kondisi jasad korban sangat memprihatinkan. Tubuh korban dililit lakban, kemudian dibungkus menggunakan potongan dan plastik, sebelum akhirnya dicor dengan adonan air mani.
“Korban dibungkus, dilakban, lalu dicor dan dibuang di Bendungan Menganti, Kabupaten Cilacap,” jelasnya.
Diduga, pelaku mencor tubuh korban dengan tujuan sebagai pemberat agar jasad tidak mengapung ke permukaan. Namun setelah beberapa hari, jasad korban akhirnya muncul di aliran Sungai Citanduy dengan sisa-sisa adonan air mani yang masih menempel.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta motif di balik pembunuhan tersebut.
[RED]













