Tangerang, 15 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
kerjasama Mafia Pertalite dan SPBU 34.155.15 telah berlangsung lama, mereka menggunakan motor Thunder yang sudah dimodifikasi untuk digunakan membeli BBM berjenis pertalite secara tidak wajar di SPBU 34.155.15. kerjasama antara pihak SPBU dengan Mafia pertalite ini sudah berlangsung lama dan harus segera dilakukan penindakan oleh aparat penegak hukum, pemerintah, BPH Migas, dan Dirjen ESDM.
Karena ini sangat merugikan pemerintah dan masyarakat. Mafia Pertalite ini membeli BBM mennggunakan motor Thunder yang sudah dimodifikasi yang berkapasitas 12 hingga 15 liter Kemudian tangki motor Thunder dikuras. Setelah dikuras, mereka kembali lagi ke SPBU 34.155.15 untuk melakukan pengisian kembali.
Dalam satu hari Mafia Pertalite ini melakukan 3-5 kali posisi pulang-pergi, yang nantinya pertalite yang telah mereka kumpulkan itu akan dijual ke agen-agen ataupun toko-toko warung-warung kelontong yang menjual secara eceran.
Mereka menjuga menjual tanpa izin dan menjual di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan BPH Migas. Praktek-praktek busuk dan kotor ini sangat merugikan negara. Miliaran rupiah per tahun. Aparat penegak hukum harus segera melakukan penindakan terhadap SPBU 34.155.15 Karena mereka telah melakukan pembiaran dan bekerjasama dengan para Mafia Pertalite untuk mempertahankan bisnisnya. Praktek penyimpangan penyaluran bbm pertalite ini harus jadi perhatian serius bagi penegakan hukum
Sampai berita ini terbit, pengurus SPBU 34.155.15 belum memberikan klarifikasi terkait kerjasamanya antara SPBU 34.155.15 dengan Mafia Pertalite
[TIMSUS INVESTIGASI RED RESKRIMPOLDA.NEWS]














