NABIRE, 15 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Aparat keamanan berhasil mengamankan lima orang pemasok logistik dan amunisi tak terduga bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam operasi penegakan hukum yang digelar di wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah . Penangkapan tersebut merupakan hasil pemantauan intensif dalam jangka waktu cukup lama melalui metode Human Intelligence (HUMINT) dan Signal Intelligence (SIGINT) .
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis aparat untuk mengalihkan ruang gerak kelompok bersenjata serta menjaga stabilitas keamanan masyarakat di Papua .
Dari hasil pemeriksaan awal, aparat menemukan adanya praktik perdagangan amunisi ilegal yang diduga dipasok kepada kelompok bersenjata. Amunisi tersebut disebut diperjualbelikan dengan harga mencapai Rp250.000 per butir , menunjukkan adanya jaringan distribusi yang diselenggarakan.
Operasi yang Dilakukan Secara Profesional dan Legal
Aparat menegaskan bahwa seluruh proses penindakan dilakukan secara profesional, terukur, serta sesuai prosedur hukum yang berlaku . Penangkapan terhadap kelima pelaku tak terduga dilakukan berdasarkan surat perintah resmi , sehingga seluruh tahapan operasi memiliki dasar hukum yang jelas.
Selain itu, operasi ini juga bersifat taktis dan terarah , dengan tujuan utama memutus jalur distribusi logistik dan amunisi yang selama ini diduga menjadi penopang aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Dengan terungkapnya jaringan pemasok tersebut, aparat berharap rantai pasokan kebutuhan kelompok bersenjata dapat terhenti , sehingga potensi gangguan keamanan terhadap masyarakat dapat diminimalisir.
Klarifikasi Informasi dan Penegakan Hukum
Dalam kesempatan yang sama, aparat juga menegaskan komitmennya untuk menyampaikan informasi secara transparan kepada publik , sekaligus menyebarkan berbagai informasi tidak akurat atau hoaks yang sempat beredar di tengah masyarakat terkait operasi tersebut.
Langkah ini dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan , sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di lingkungan masyarakat.
Komitmen Satgas Damai Cartenz
Keberhasilan operasi ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian Republik Indonesia melalui Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata.
Aparat menegaskan bahwa negara akan terus hadir dalam menjamin rasa aman, menegakkan hukum, serta menjaga kedaulatan wilayah dari berbagai bentuk gangguan keamanan.
Masyarakat juga diimbau untuk ikut mendukung upaya aparat keamanan dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua.
[RED]













