Tragedi Anak di Ngada Jadi Peringatan Keras, Polri Tegaskan Negara Harus Hadir Lebih Cepat

banner 120x600

JAKARTA, 9 Februari — RESKRIMPOLDA.NEWS

Peristiwa tragis yang menimpa seorang anak di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggugah keprihatinan luas dan mengguncang nurani publik. Dugaan latar belakang tekanan ekonomi keluarga, termasuk keterbatasan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan seperti alat tulis sekolah, mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil sikap tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

crossorigin="anonymous">

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, menyampaikan rasa duka cita mendalam sekaligus empati kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan agar kehadiran negara dapat dirasakan secara cepat, nyata, dan tepat sasaran, khususnya oleh kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua. Negara tidak boleh terlambat hadir ketika rakyat berada dalam situasi paling sulit dan membutuhkan uluran tangan,” ujar Wakapolri.

Lebih lanjut, Wakapolri menjelaskan bahwa Presiden Republik Indonesia telah menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 secara menyeluruh dan terintegrasi sebagai langkah percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Kebijakan tersebut mencakup penguatan sektor pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, perluasan perlindungan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Program-program dan dukungan anggaran telah disiapkan, disertai semangat gotong royong seluruh elemen bangsa. Tantangan utama ke depan adalah memastikan implementasinya benar-benar menjangkau keluarga yang paling membutuhkan dan tidak ada yang terlewat,” tegasnya.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan negara agar tepat sasaran. Diharapkan, langkah konkret dan kolaboratif ini dapat mencegah terulangnya tragedi serupa serta memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh anak bangsa.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0