Subang, 1 September 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Tim gabungan Unit Opsnal Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Subang bersama Satuan Samapta berhasil menggagalkan potensi kericuhan dalam aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPRD Kabupaten Subang, Senin (01/09/2025). Sebanyak 43 orang diamankan karena diduga kuat hendak melakukan provokasi dan tindakan anarkis dalam aksi tersebut.
Dari hasil pendataan, 21 orang tercatat sebagai usia dewasa, sementara 22 lainnya masih berstatus di bawah umur. Seluruhnya diamankan aparat sebelum sempat bergabung dan memicu eskalasi massa di titik konsentrasi unjuk rasa.
Kasatreskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, menuturkan bahwa langkah pengamanan dilakukan melalui pemantauan intelijen, patroli gabungan, serta sweeping di sejumlah titik rawan yang menjadi akses menuju Gedung DPRD.
“Tim Resmob bersama Samapta melakukan penyisiran di jalur masuk Subang kota. Dari hasil operasi lapangan, kami berhasil mengamankan 43 orang yang diduga hendak bertindak sebagai provokator. Mereka kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Subang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Bagus.
Setelah diamankan, para terduga provokator langsung menjalani pemeriksaan identitas, tes urine, serta klarifikasi keterlibatan dalam jaringan penggerak aksi anarkis. Untuk 22 orang yang masih berusia anak-anak, penyidik akan melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) serta unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) guna memastikan penanganan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
AKP Bagus menambahkan bahwa kepolisian akan mengklasifikasikan peran masing-masing individu, apakah hanya sebagai pengikut, simpatisan, atau aktor yang memiliki motif politik maupun kriminal murni.
Polres Subang menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan upaya preventif untuk mencegah kerugian yang lebih besar, baik dari sisi keamanan masyarakat, fasilitas publik, maupun stabilitas politik daerah.
“Kami tidak akan mentolerir upaya provokasi yang dapat merusak situasi kondusif Subang. Aspirasi masyarakat tetap dijamin, namun harus disampaikan dengan cara yang tertib dan sesuai aturan hukum,” tegas Kasatreskrim.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Gedung DPRD Subang terpantau kondusif, aman, dan terkendali. Aparat gabungan TNI-Polri masih bersiaga di lapangan untuk memastikan tidak ada kelompok lain yang mencoba memanfaatkan situasi.
[RED]













