Lampung, 23 Agustus 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Aparat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung kembali membongkar modus terbaru dalam penyelundupan rokok ilegal. Para pelaku menggunakan tumpukan tikar untuk menyamarkan jutaan batang rokok tanpa pita cukai agar lolos dari pengawasan petugas.
Dalam operasi penindakan yang dilaksanakan pada Rabu (6/8/2025), petugas berhasil mengamankan 1.100.600 batang rokok ilegal dengan estimasi nilai barang mencapai Rp 1,64 miliar lebih. Penindakan ini sekaligus menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,07 miliar dari sektor cukai.
Menurut keterangan resmi, keberhasilan operasi ini berawal dari informasi intelijen mengenai dugaan distribusi rokok tanpa pita cukai di wilayah Lampung. Tim Bea Cukai kemudian melakukan pemetaan jalur distribusi dan mengidentifikasi adanya pergerakan mencurigakan dari sebuah truk yang berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Jalan Tol Trans Sumatra.
Dari rekaman video yang beredar, tampak kendaraan patroli Bea Cukai melakukan pengejaran terhadap truk tersebut. Setelah berhasil dihentikan, petugas menemukan muatan berupa tumpukan tikar. Namun, hasil pemeriksaan lebih mendalam membongkar adanya 50 koli rokok ilegal tersembunyi di balik tumpukan barang tersebut.
“Kami berhasil mengidentifikasi truk pengangkut rokok ilegal di Pelabuhan Bakauheni. Dari titik inilah operasi penindakan kami dimulai hingga membongkar seluruh muatan yang melanggar aturan cukai,” ujar Kepala Bea Cukai Bandar Lampung, Arif, dalam konferensi pers, Senin (11/8/2025).
Selain penindakan di jalan tol, operasi ini juga menyasar dua lokasi berbeda yang diduga menjadi titik distribusi barang selundupan. Hingga kini, pihak Bea Cukai masih melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap jaringan pelaku yang terlibat, termasuk pemilik barang, penyedia logistik, hingga pihak yang mendanai praktik ilegal ini.
Kasus ini menegaskan bahwa jaringan penyelundupan rokok ilegal terus berupaya mencari modus operandi baru untuk menghindari deteksi aparat, namun kesiapsiagaan intelijen dan patroli gabungan Bea Cukai mampu menggagalkan upaya yang merugikan negara tersebut.
[RED]













