Indramayu, 19 Agustus 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Peristiwa kebocoran pipa minyak milik PT. Pertamina EP Cemara di areal persawahan blok Tengkele Desa Santing Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu,Jawa Barat, pada Minggu (17/8), kemarin.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Indramayu, Subyar Mujihandono, bahwa pihaknya mendapatkan laporan resmi dari Pertamina terkait adanya kebocoran pipa minyak mentah (crude oil) di lahan persawahan dan melihat langsung di lokasi.
“Kami mendapatkan informasi dari pihak Pertamina dan secara langsung melihat pipa yang bocor tersebut sudah ditangani oleh Pertamina,” ucap Subyar Mujihandono kepada awak media, Senin (18/8/2025).
Subyar Mujihandono menambahkan, dirinya juga untuk memastikan akan terus melakukan monitoring dengan pihak terkait hingga benar-benar bersih dari kontaminasi.
“Langkah ini penting untuk memastikan bahwa lingkungan kembali aman dan benar-benar bersih,” tambahnya.
Ia juga berharap agar PT. Pertamina melakukan pengecekan ulang terhadap kondisi pipa-pipa mereka. Jika terjadi tumpahan minyak, Pertamina harus segera mengambil tindakan untuk menanggulangi dampak tumpahan dan memulihkan lingkungan.
“Pencegahan menjadi kunci untuk menghindari kejadian serupa yang dapat pmerugikan masyarakat. Pertamina memiliki tanggung jawab untuk mencegah terjadinya tumpahan minyak, misalnya dengan memastikan sistem infrastruktur yang aman dan handal, serta menerapkan standar operasional yang tinggi,” pungkasnya.
[RED – NONO]













